Friday, 2 September 2011

Hasil dari meeting

tadi Prof Adler jawab email:

That’s fine – and a good thing to discuss
I have a meeting on campus to 12:30 – so let’s say we meet at 12:45

Akhirnya lebih satu jam saya ketemu beliau.
Beberapa catatan penting:
1. Beliau tidak akan mampu membantu membawa tesis itu ke dalam jurnal artikel. Artinya, sangat tergantung dari saya, bahwa jika saya bisa menulis dia bisa memberikan feedback
2. Jika tulisan itu selesai, dia akan bisa menjustifikasi apakah paper sy itu akan diterima.
3. Dimungkinkan bahwa dalam satu tahun, paper itu bisa dipublikasi atau diputuskan untuk dipublish
4. Dia yakin sekali, bahwa paling lambat bulan Desember ini, saya bisa mengirim tulisan saya untuk artikel.
5. Saya harus mencari jalan berargumen dan membawa argumen saya dalam suatu paper.

Ada hal yang harus saya perbaiki berdasarkan hasil diskusi dan pikiran saya.
1. tidak usah melakukan reviu literatur. Itu kita sudah tahu dan hal ini dapat dilakukan belakangan
2. tidak usah terlalu mentarget diri saya. Yang utama adalah kerjakan saja.

Hal yang positif.
  1. Saya harus menyetor tulisan pada Jill seberapa pun, walau itu 2 halaman, bagaimanapun kualitasnya. Dengan demikian, dia baru bisa memberi feedback.
  2. Dia meyakinkan bahwa saya akan punya publikasi. Saya bisa dan percaya, karena menurutnya jalan pikiran saya dalam, saya cerdas, dan rajin.ia menunjukkan contoh seorang associate Professor, yang juga dulu lebih stres hingga dia bilang, aya tidak mau lagi, saya mau taruh saja semua kerjaan ini di laci, Tapi akhirnya bisa. 
  3. Dia katakan bahwa untuk tesis dia, dia publikasi 5 paper dan hanya satu paper saat itu dalam setahun. Artinya, jika saya mampu punya publikasi 2 paper dalam setahun, maka itu adalah sesuatu yang luar biasa.
  4. Postdoc itu bertujuan bukan hanya untuk menulis suatu publikasi, tapi juga untuk memberi pengalaman lanjutan dalam hal research.
Nasehat diri sendiri:
1. Just do it. Tidak usah pikir macam-macam, kerjakan saja.
2. Tidak usah lagi baca yang lain-lain, sudah cukup. Yang perlu dilakukan sekarang hanya menulis.
3. Jangan pernah berharap menulis itu bisa langsung jadi. menulis itu butuh proses.
4. Ingat, semua orang juga merasakan kesulitan. Publikasi dalam suatu jurnal internasional itu memang tidak ringan. Jadi katanya, jika saya mau maju dalam akademik, maka saya harus mampu menulis.
5. Dikatakan bahwa semua orang mengalami kesulitan.
6. Kalau tesis bisa selesai, mengapa tidak untuk menulis suatu artikel. Saya percaya, menulis tesis itu sangat sulit, seharusnya menulis jurnal lebih mudah.


Jadi, intinya kerjakan saja.Jangan lagi menunda atau memprioritaskan yang lain.
 

No comments:

Post a Comment