Tulisan ini menarik. Dia mulai memaparkan, apa sebenarnya yang diharapka di ketahui oleh siswa berdasarkan dokumen resmi, misal kurikulum
Kemudia dia juga memberikan sejarah dr probability, yakni dari pertanyaan seorang penjudi kepada pakar Blaise Pascal. Dan dia kemudian mendiskusikannya dengan Pierre Fermat. Ini sekita tahun 1600 an, namun dipopulerkan oleh Pierre Simon de Laplace. Akhirnya konsep ini menjadi alat matematika utama dalam sains.
Selanjutnya penulis mulai dengan judul bagaimana probability ditentukan.
Nah untuk itu dia mulai dengan mendefinisikan istilah.
Saya ada ide baru kalau saya ngasih kuliah, saya akan minta seorang yang lucu dan cerdas ke depan kelas melakukan pantomin ttg ketiga istilah inti ini.
Yaitu
1. eksperimen
2. Outcome
3. Events
Eksperimen ini adalah suatu aktivitas yang hasilnya dapat diamati dan dicatat hasilnya.
(An activitiy whose results can be observed and recorded)
Outcome, setiap dari hasil yang mungkin dr suatu eksperimen.
(Each of the possible results of an experiment is an outcome)
Jadi kalau lempar mata uang, hasil yang mungkin adalah yang tampak gambar atau angka.
Nah, Ruang sampel adalah himpunan dari semua outcome yang mungkin.
(A set of all possible outcomes for an experiments is a sample space)
Dalam bahasa Indonesia:
-percobaan
-hasil
-ruang sampel
Sample space bs dimodel dengan diagram pohon.
Satu cabang menunjukkan stu outcome.
Sebarang himpunan bagian dari suatu ruang sample disebut kejadian (an event)
Misal, himpunan dimana yang muncul pada percobaan melempar dadu adalah bilangan genap.
Nah ruang sampel kan himpunan yang anggotanya 1-6, sedang kejadian, himpunan yang anggotanya hanya 2, 4, 6.
Coba pikirkan beberapa percobaan dan jelaskan contoh outcome, eventnya.
Lalu penulis memberi contoh yaitu penarikan gulungan kertas yang masing2 bertulis nama bulan dalam setahun dari suatu toples.
Lalu dit:
1. Ruang sampelnya apa
2. Kej A yang outcomenya adalah nama bulan yang dimulai huruf J. Dst.
Jadi jawabannya tentunya adalah himpunan.
Nah setelah penulis menyajikan pengertian istilah penting tsb, dibahaslah cara menentukan peluang.
Dia mulai dengan sejara: yaitu sekitar th 1900, seorang pakar statistik di Inggris melakukan percobaan pelemparan mata uang sebanyak 24.000, muncul kepala sebanyak 12.012.
Kemudia masa perang dunia II, seorang penjaraan melempar mata uang sebanyak 10,000 tapi dia record hasilnya dalam bentuk tabel relatif frekuensi. Baik keduanya, menghampiri dari separuh perc ini, muncul head.
Ini secara empiris.
Secara teoretis, kalau ini diulang hingga banyaknya tak terhingga makan separuhnya itu akan muncul head.
Itu disimbolkan
P(H) = 1/2
Jadi probabilities only suggest what will happen in the long run.
Konsep inilah yang disebut : the law of large numbers or Bernoulli's theorem
Bunyinya: if an experiments is repeated a large number of times, the experimental or empirical probability of a particular outcome approaches to a fixed number as the number of repetitions increases.
Penulis mengatakan bahwa dalam buku ini istilah probability yang digunakan theorethical probability, yaitu under ideal conditions.
Jadi istilahnya the outcomes are equally likely. Artinya kemungkinan muncul gambar atau angka, sama. Sama-sama kemungkinannya.
Kemudian didefinisikanlah probability dari suatu kejadian.
Bunyinya:
For an experiment with sample space Swith equally likely outcome, the probability of an event A is given by
P(A) = (number of element of A) / (number of elements of S)
Lalu dia beri contoh penyangkal loh yang outcomenya tidak equally likely, yaitu gambar spinner yang bagian area putih dan hitam tak sama.
Sent from my BlackBerry® wireless device