Thursday, 27 October 2011

Fika belajar sudut

Nah saya kirimkan website ini dan minta tolong Ayahnya mengeprint.

http://www.mathsisfun.com/angles.html

[03:44:47 PM] Sitti Maesuri Patahuddin: http://www.superteacherworksheets.com/geometry/angles-2.pdf

[03:45:37 PM] Sitti Maesuri Patahuddin: http://www.superteacherworksheets.com/geometry/angles.pdf

[03:46:44 PM] Sitti Maesuri Patahuddin: http://www.superteacherworksheets.com/geometry/protractor5.pdf

[03:47:45 PM] Sitti Maesuri Patahuddin: http://www.superteacherworksheets.com/geometry/protractor1.pdf

[03:48:55 PM] Sitti Maesuri Patahuddin: http://www.superteacherworksheets.com/geometry/protractor2.pdf

[03:50:50 PM] Sitti Maesuri Patahuddin: http://www.superteacherworksheets.com/geometry/protractor8.pdf

FW: see link below - good for your focused work next year

Kalau menyediakan link, saya kira ini adalah hal yang tidak sulit. Namun bagaimana membawa gutu-guru ini mampu memanfaatkannya, adalah hal yang auh lebih penting dan mungkin akan lebih rumit.

 

From: Jill Adler
Sent: 26 October 2011 07:18 AM
To: Sitti Patahuddin
Subject: see link below - good for your focused work next year

 

Vodacom, Microsoft team up for South Africa ICT scheme
African Business Review
Vodacom and some of the biggest names in technology have teamed up with the Department of Education in South Africa to launch a multi-million rand scheme. The mobile operator has collaborated with Microsoft, Cisco and Mindset Learn to form the Vodacom ...
See all stories on this topic »

.

Tak berprestasi

Saya merasa agak lelah mungkin. Saya juga capek, dan saya sedikit kurang puas dengan kemajuan saya.

Sudah 4.5 bulan, saya di sini. Tak ada satupun tulisan yang terwujud.
Apa yang sdh saya lakukan:
1. Mereviu chapter Prof
2. Membaca artikel ESM Prof
3. Belajar mereviu manuscript ESM
4. Menulis draft
5. Menganalisis interviu
6. Menganalisis workbook
7. Menganalisis item test
8. Terlibat dalam PD integer
9. Ikutan workshop guru-guru (geometry&probability)
10. Review literatur PD
11. Review literatur PCK
12. Review literatur internet

Lantas di mana kegiatan saya yang menghasilkan tulisan?

Apa bukti kinerja saya?
Di mana letaknya karya saya.
Apakah ini artinya saya gagal?

Dear Prof,
I am again feeling a bit frustration.
I am feeling not performing well in my postdoc. I worry about my time.
I had such ambition goals but I think I am busy but not productive.
None clear results that I have produced.
All my works are just normal works. Nothing writing I produced so far. I am feeling not satisfied to myself.

Nasehat buat diri.
Suri, jgnlah terlalu mengecam diri. Siapa bilang kamu tak berprestasi? Siapa bilang kamu tdk benar. Siapa bilang.

Lihatlah bagaimana Prof Adler selalu memberikan pujian padamu. Lihatlah Prof Adler bagaimana dia senang sekali dengan keberadaanmu.

Kamu memang butuh waktu. Kamu butuh proses. Menulis itu memang tak mudah khususnya jk mau menulis artikel.
Dia memang suatu bukti kinerja hebat. TIDAK mudah.

Ini butuh proses belajar yang banyak. Butuh kerja keras. Memang kamu butuh waktu, khususnya pada awal-awal utk mendalami proyek. Kamu butuh waktu, gimana cara mereviu sebuah tulisan.

Nah kamu kan berproses belajarnya.
Kamu sudah tahu, seperti apa manuskrip itu, seperti apa style APA itu?
Kamu memang butuh waktu.

Maka benarlah kata Prof bahwa utk bisa efektif, maka saya perlu setidaknya 1.5 tahun utk bisa menghasilkan tulisan.

Dia itu hebat sekali dalam memberikan feedback, sehingga saya sudah belajar banyak pada beliau.

Jadi Maesuri, berhentilah kamu berpikir mengecilkan dirimu.
Kamu itu sdh bekerja dengan bagus, hanya perlu diteruskan supaya saat ini sdh bisa menargetkan tulisan utk publikasi.

Jadi sebelum pulang, kan sudah jelas apa yang diharapkan.
- JRME sudah disubmit
- paper SAARSMTE sdh terkirim
- paper PME sdh jadi
- paper ICME terkirim.

Jadi, sekali lagi, janganlah saya mengecilkan diri.
Teruslah berjuang dan teruslah mohon kekuatan dari Allah. Jika kamu terlalu banyak mikir seperti diatas, itu hanya menghabiskan energimu Ok

Ya Allah, berilah kekuatan pada Hamba. Trims
Sent from my BlackBerry® wireless device

Tuesday, 25 October 2011

From Ana

Never Argue with a Woman One morning the husband returns after several hours of fishing and decides to take a nap. Although not familiar with the lake, the wife decides to take the boat out. She motors out a short distance, anchors, and reads her book. Along comes a Game Warden in his boat. He pulls up alongside the woman and says, 'Good morning, Ma'am. What are you doing?' 'Reading a book,' she replies, ( thinking , 'Isn't that obvious ? ') 'You're in a Restricted Fishing Area,' he informs her. 'I'm sorry, officer, but I'm not fishing. I'm reading' 'Yes, but you have all the equipment. For all I know you could start at any moment. I'll have to take you in and write you up.' 'For reading a book,' she replies , 'You're in a Restricted Fishing Area,' he informs her again, 'I'm sorry, officer, but I'm not fishing. I'm reading' 'Yes, but you have all the equipment. For all I know you could start at any moment. I'll have to take you in and write you up.' 'If you do that, I'll have to charge you with sexual assault ,' says the woman.   'But I haven't even touched you,' says the game warden.   'That's true, but you have all the equipment. For all I know you could start at any moment.' 'Have a nice day ma'am,' and he left.   MORAL : Never argue with a woman who reads. It's likely she can also think. Send this to four women who are thinkers and Men who can enjoy a good laugh
Sent from my BlackBerry® wireless device

Monday, 24 October 2011

Rencana Tuesday, 25 October

INSYA ALLAH:
- lanjutkan memikirkan JRME
- ke sekolah utk ngawas tes.
- coba kembali membedah JRME
- jam 5 ikut senam
Insya Allah, Allah akan memberi kemajuan yang pesat.

Hal lain bisa dikerjakan jgn bosan mengkaji literatur ICT, krn itu memantapkan pemahaman, menginspirasi, membiasakan gaya penulisan jurnal internasional.
Insya Allah, cita-cita saya akan terwujud. Yang penting jgn berhenti kerja keras. Semoga Allah terus memberi kekuatan.
Sent from my BlackBerry® wireless device

Kembali pikirkan JRME

Saya harus mampu menjelaskan mengapa penggunaan internet utk PD (teacher professional learning + to use it in professional works) is urgent now.

Dan saya harus menjelaskan di mana letak kontribusi dari studi saya. Artinya apa, harus jelas di mana gapnya sehingga saya bisa lebih mudah menunjukkan kontribusi studi saya pada pendidikan matematika hubungannya dengan ICT.

Apa yang sudah saya lakukan:
1. Saya bilang, internet itu potensial utk PD karena kelebihan internet ..... ( What the internet has enabled)

2. Karena potensi itu, sudah banyak banget biaya yang disiapkan, tapi tdk optimal. Loh mengapa? Ada 2 isu utama yang saya identifikasi dari literatur.

- pertama, guru2 ini perlu PD utk bisa mampu memanfaatkan. Ada banyak PD yang karakteristiknya seperti ini dengan dampak seperti ini. Nah apa yang missing di sini? Apa jk sdh ikut PD, motivasi meningkat, fun, dan lain-lain, apa itu berdampak pada pemanfaatannya di kelas? Sejauh mana info ini kita dapatkan? (Perlu saya kaji). Apalagi kan terbukti juga tuh antara visi dan realitas kan beda menurut studi Gibsondan koleganya.
Studi lain menunjukkan, tidak ada tuh korelasi antara ikut PD pada kemampuan mereka mengintegrasikannya dalam pembelajaran matematika. Jadi pertanyaan yang masih juga tersisa atau yang memerlukan eksplorasi, mengapa sih begitu jarang guru manfaatin, atau mengapa pemanfaatannya begitu terbatas sehingga tak sebanding dengan pengadaan teknologi itu? Mengapa?
(Nah studi saya sebenarnya akan menunjukkan kompleksitasnya, di mana guru tsb dilengkapi dengan semua perangkat teknologi, sdh tertarik dan ada keinginan utk manfaatkan di kelas, betapa banyak faktor yang mempengaruhi atau pun menghambatnya).
Jadi dari kasus ini sebenarnya, kita bisa menunjukkan sebuah bukti nyata pada orang2 yang begitu menyalah-nyalahkan guru yang tak memanfaatkannya). Bahkan bukan hanya utk ICT tapi juga metode baru atau kurikulum baru). Studi saya akan menunjukkan snaphshot realita dan menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya.
Bukankah ini akan menarik?

- isu pokok yang kedua, internet kan sudah tersedia. Sudah ready accessible. Kan yah seharusnyalah guru punya inisiatif kan. Kita bisa bisa belajar apa saja melalui internet. Tak perlu lagi nunggu workshop. Bisa kolaborasi dengan guru lain, bisa bicara dengan pakar dst. Kan ya sudah serba tersedia. Kok ya tak dimanfaatkan.

Persoalannya adalah, bagaimana siguru matematika itu tahu, info yang mana yang reliabel. Bukankan internet itu sendiri bisa memunculkan masalah? Soal reliabilitasnya, soal terlalu banyak info, salah-salah terjebak dan buang buang waktu. Nah gimana caranya mengkonekkannya dengan internet. Pengalaman negatif dengan akses mungkin sj membuat mereka jadi malas. Bagaimana cara supaya mereka punya pengalaman positif. Gimana caranya untuk mengkoneksikan dia hingga pada suatu titik di mana mereka itu akhirnya siap untuk mandiri, akhirnya dia lihat potensi itu, akhirnya dia bisa manfaatkan sendiri? Tanpa harus lagi ada masalah. Jadi alat ongoing pembelajaran mereka.

Nah saya tuh menunjukkan caranya dalam cerita Jack.

Sejauh ini sudah Ok.
Tapi ada yang perlu saya munculkan,

Yaitu bahwa model yang saya bangun tuh, benar-benar theoretically grounded. Bahwa model yang saya bangun tuh memperhatikan suatu teori khusus ttg pembelajaran guru.

Hal lainnya lagi, kok ya milih ethnography. Di mana itu saya bisa baca.

Sepertinya, saya perlu email Tom

Dear Tom,
How are you.
I have been enjoyed my learning experiences here. Two things I have been doing: preparing my manuscripts for JRME and working on the project.

I think, I am writing a very good paper from my thesis. I am proposing an integrated model for teacher PD to ........
I am wondering if you have time to give me feedback before I send it to JRME.
Please let me know. If you have time, I will send my manuscript to you.

Saya juga seharusnya email Jack ttg utk mendapat info tambahan
Sent from my BlackBerry® wireless device

Utk esok hari

Besok siang ke Kesington. Apa rencana besok?

Ke kampus paling lambat jam 11 (tinggalkan rumah).

Lantas apa yang akan saya kerjakan besok pagi.

Bisakah saya kembali pada tulisan JRME ku.

Saya juga perlu ke bank utk masukkan uang.

Saya perlu melanjutkan mengkaji penelitian ttg Internet.
Sent from my BlackBerry® wireless device

ICME 12

Saya senang banget mendengar keputusan bahwa submission of ICME diundur hingga akhir November.
Artinya saya ada kesempatan utk memikirkan 2 paper.
Ini benar2 bisa memberi kesempatan bagi saya utk juga nulis paper ICT:) Insya Allah
Sent from my BlackBerry® wireless device

Scenario 3

Seorang guru Kelas 10 meminta siswanya menyelesaikan persamaan 2x! = 6x di papan tulis.
Siswa 1 menjelaskan: saya membagi kedua ruas persamaan tersebut dengan 2 dan hasilnya x kuadrat = 3x. Kemudian saya membagi lagi kedua ruas tersebut dengan x dan saya peroleh x =3.

Siswa kedua menanggapi. Kamu tidak boleh membagi kedua ruas dengan x.
Siswa 1 menanggapi siswa 2: jika Anda bisa membagi kedua ruas dengan 2, mengapa Anda tdk dapat membaginya dengan x.

Guru kemudian meminta tanggapan dari siswa lainya di kelas tersebut.
Tanggapan mereka antara lain:

1. Karena x variabel, maka itu artinya x bisa bervariasi, sehingga Anda mungkin tidak membaginya dengan dua bilangan yang sama pada kedua ruas tsb.

2. Anda bisa membaginya dengan x karena x menyatakan bilangan ril.

3. Lebih baik kita menarik akar kedua ruas setelah membagi kedua ruas dengan 2, dengan cara ini, Anda tidak perlu khawatir dengan bisa tidaknya kedua ruas dibagi dengan x

4. Jika Anda membagi kedua ruas dengan x, maka ada kemungkinan Anda membaginya dengan 0, dan Anda akan kehilangan solusi x=0
Sent from my BlackBerry® wireless device

Sunday, 23 October 2011

Apa agenda besok?

Sepertinya tak ada target besar.
Hanya ke Jules utk ngawas ujian.

Meeting Prof, kemajuan tergantung sekali pada beliau.

Trus, ngambil berkas asuransi kesehatan.

Tindak lanjut hasil diskusi.
Transcribe!

Nah Selasa tuh ngawas lagi tapi di Kesington.

Sudahlah, tidur sj sekarang. Bangunlah jam 6. Setrika, sarapan, mandi. Berangkat 7.30 ke bus stop:)
Sent from my BlackBerry® wireless device

Ke Jules

Ini adalah sekolah yang agak masalah dalam proyek. Saya hanya berdoa pada Allah, semoga mereka menerima saya dengan lapang dada. Semoga saya mendapat ridha-Nya, belajar sesuatu yang bermakna secara baik.

Semoga urusan kami berjalan lancar. Amiin
Sent from my BlackBerry® wireless device

Minggu, apa yang terjadi?

Senang bisa kontak dengan keluarga, bermain bersama. Saya ngirim sudoku juga website tic-tac-toe.

Saya nonton youtube ttg APA style.
Saya kumpulin bahan utk paper SAARSMTE.
Sempat baca juga hasil analisis saya yang sempat saya kirim ke Jill.

Sempat nyuci dan rapikan lemari. Cuci piring dan bersih-bersih.

Apa perlu persiapan ketemu Jill. Tdk usah. Lihat sj lah besok. Apa yang hrs saya lakukan? Utk interview, incaran saya adalah menulis paper utk ICME dan PME. Juga jk sempat, konsultasi dengan Jill dengan paper SAARSMTE. Jd cetak dulu ya.
Sent from my BlackBerry® wireless device

tic-tac-toe

Fida ingin main Tic –Tac-Toe dengan Ibunya. Dia sedikit memaksa. Saya jadi bingung. Saya bilang kita main berdua saja pakai computer. Dia pun bilang, mana mungkin!!! Fida di Surabaya sedang Ibunya di Afrika Selatan. Saya pun cari akal, akhirnya saya dapat website permainan online Tic-Tac-Toe. Yaitu http://www.superkids.com/aweb/tools/logic/ttt/index.sht

Saya minta dia “share screen” di Skype, sehingga saya bisa mengikuti permainan yang di tampil di layar computer yang dipakai Fida. Saya bisa ikut menyemangatinya. Dalam permainan ini, disiapkan tabel 3 x 3. Pemain harus berupaya menempatkan tanda silang sedemikian sehingga diperoleh tiga tanda silang secara bururutan (baik mendatar, menurun, maupun menyilang). Ini tentu tidak mudah karena komputer berupaya menghalangi kita. Dia terus berusaha bermain melawan computer. Setelah berusaha sekian kali, dia pun bisa menang beberapa kali. Akhirnya Kakak dan Ayahnya ikut bermain. Saya pun jadi tertawa-tawa dibuatnya.

 

Sebelum bermain Tac-Tic-Toe, saya coba menawarkan permainan Sudoku. Ini juga untuk melatih berfikir pada anak. Kakak Fika sih sudah terbiasa dengan permainan ini menggunakan Sudoku yg di handphone Ayahnya. Saya coba menawarkan Sudoku yang agak mudah bagi Fida, yaitu bisa didownload di http://www.sudokuessentials.com/sudoku_for_kids.html. Yang lebih menarik lagi bagi saya adalah meminta si Fida menjelaskan bagaimana cara dia mendapatkan jawabannya. Nah ini adalah aspek penting dalam belajar, yaitu melatih komunikasi anak, yaitu kemampuan untuk menjelaskan jalan pikirnya.

 

Hal lain, Fika dan Fida pun tertawa, menertawakan Ayahnya, karena Ayahnya belum tahu caranya. Nah ini juga kesempatan lain untuk melatih komunikasi matematika anak. Fida menjelaskan cara bermain Sudoku, sedangkan Fika berusaha menjelaskan kepada Ayahnya cara menyelesaikan permainan Sudoku yang amat sangat menantang karena lumayan sulit.

Akhirnya, di siang hari ini (di Afsel) maupun di malam hari (di Surabaya), kami pun bisa menikmati kebersamaan jarak jauh dengan tema pembicaraan bermain SUDOKU dan TIC-TAC-TOE.

 

 

Saturday, 22 October 2011

A succees is predictable?

Belajar Brian Tracy (a Hero of Mind):
A succees is predictable?
Dia memberi analogi pada memasak dengan menggunakan resep yang sudah ada. Jika itu diikuti dengan betul dan sering dilakukan, pada akhirnya kita bisa bikin kue, bahkan tanpa melihat resep itu lagi. Jadi bisa diprediksi ya.
Nah, salah satu pesan yang sangat penting dari seseorang yang dia sebut mengkaji kunci dari kesuksesan selama 50 tahun adalah bahwa belajarlah dari orang yang sukses. Kita tidak pernah punya cukup waktu untuk belajar dari diri kita untuk sampai pada tingkat sukses. Jadi belajar dari yang sudah terbukti sukses. Kenapa mereka bisa sukses.

Hal yang utama berada di sekitar the right people, yaitu orang-orang yang tepat, orang-orang yang benar, orang-orang yang sukses. Tapi bagaimana caranya?

Brian menjawab: hal yang sangat penting adalah membuat suatu keputusan baru, suatu pilihan yang baru.
Dia katakan bahwa kita sadar di mana kita sekarang dan mengapa kita di sini sekarang. Semua itu adalah pilihan masa lalu kita. Untuk bisa memulai berinteraksi dengan orang-orang positif, kita harus berhenti berinteraksi dengan orang-orang yang tidak membantu kita, apalagi hanya menelantarkan kita, atau merugikan kita, atau menjelek-jelekkan kita. Dan maka itu kadang-kadang persahabatan terpaksa pecah. Kadang-kadang mereka akhirnya keluar dari kerjaannya. Jadi menurutnya kita harus berhenti berasosiasi dengan orang-orang negatif.

Prinsip yg ketiga. Set up your goals. Tentukan tujuan, berkomitmen pada pengembangan diri, perbaiki kinerja, dengarkan program-program yang bagus, berasosiasi dengan orang-orang baik seperti yang ada di seminar, berinteraksilah dengan orang-orang baik yang sering memberi dorongan pada Anda, yang harmonis.

Gimana dong kalau di sekitar kita orang-orangnya kurang baik, kurang suportif. Jawabnya berilah dia contoh. Contohkan yang baik padanya. Misalnya kita makan sehat dan kita tampak sehat, orang kemudia mulai bertanya? Loh apa yang Anda lakukan. Misalnya sy ikut senam. Mungkin dia juga akan berubah. Tapi ada yang juga tidak mau berubah meski kita sudah berusaha mempengaruhi hingga setahun, ya sudah tinggalkan orang itu. Toh kita sudah berusaha.

Apa yang paling penting dalam mengeset tujuan?
Tulis apa tujuan utama. Terus tulislah 20 jawaban terhadap pertanyaan tersebut. Ini mindstorming.
Rinci tujuan tersebut. Jadi harus dirinci betul. Dia berikan contoh seseorang yang ingin menulis buku. Dia rinci untuk menulis sebuah buku dia harus menulis satu halaman sehari. Dan dalam setahun dia akhirnya dapat menulis sebuah buku yang best seller. Karena target itu maka dia pergi tidur jam 9 dan bangun jam 5 pagi untuk menulis satu halaman itu. Masuk di akal banget yah.
 
 
Sitti Maesuri Patahuddin, PhD.
Dosen Jurusan Matematika Universitas Negeri surabaya
Postdoctoral fellow di University of the Witwatersrand,
Johannesburg Afrika Selatan

Ada kesalahan yang saya buat- mengerjakan hal-hal ringan dulu

 Menurut Brian, dalam youtube tentang time management adalah set up your goal every day. Kemudia tentukan mana yang paling prioritas. Misalkan ada 10 rencana hari ini. Nomor 1 dan 2 adalah hal yang paling penting dan prioritas.
maka lakukan No 1 terlebih dahulu hingga selesai, lalu nomor dua hingga selesai. baru kemudian melakukan hal yang berikut.
Menyelesaikan hal yang prioritas meskipun berat, itu jauh lebih produktik dan akan membawa kita pada kesuksesan. Tapi jika kita mulai melakukan hal-hal yang kecil itu, meskipun itu banyak, pengalinya sedikit dan akhirnya hal yang prioritas sulit terwujud.

Nah, saya sebenarnya mengalami hal yang sama. Saya selalu memanfaatkan waktu, sibuk, mengerjakan banyak hal.

Namun saya mersakan bahwa menulis paper untuk JRME adalah hal yang terberat, hingga akhirnya sering menjadi hal yang tidak prioritas karena itu yang terberat dan banyak kerjaan yang lain.
 Hingga akhirnya saya datang ke Jill. Untung Jill memaksa saya. Sehingga saya menunjukkan kemajuan.

Nah saat ini, tentu finalisasi JRME masih hal yang terberat, dan hal-hal lain masih lebih ringan.

Katanya, jika hal-hal yang berat kita lakukan maka faktor pengalinya akan jauh lebih besar. Dan jika ini menjadi kebiasaan pada diri kita, maka kita akhirnya akan sukses.

Ini juga mengingatkan saya saat studi PhD dulu. Nulis itu memang berat. tapi kan akhirnya saya bisa melaluinya.
Nah, sebenarnya saat ini harus lebih skuses karena saya sudah melalui pengalaman berat itu.

Resep dari Brian lah yang seharusnya dilakukan.

Misalnya minggu depan, karena target waktu yang deadline sebelum 1 Nov, saya harus memprioritaskan kerjaan menulis paper Malawi 6 halaman, menulis abstrak atau paper untuk ICME. Artinya ketiga itu harus menjadi prioritas. Dan bagaimana langkahnya. Saya harus punya rincian kegiatan yang jelas.

Saya juga teringat dengan Professor hebat yang presentasi dalam PhD seminar, biasakanlah sebelum tidur membaca. Mungkin karena membaca artikel atau buku adalah hal yang jauh lebih ringan dari menulis, sehingga kegiatan inilah yang belakangan.

Pengalaman saya misalnya. Saya memulai hari saya untuk membaca artikel, dan akhirnya apa yang saya dapatkan? produk apa yang saya peroleh. Harus jelas dong produk yang kita peroleh. Jika saya hanya membaca, lalu apa? ide hasil bacaan pun belum tentu tinggal di otak secara utuh atau dalam waktu lama.

Jadi kesuksesan memang membutuhkan kedisiplinan.

video yang sangat bagus

bagaimana caranya supaya kita bisa terus termotivasi?
Salah satu resep dari orang sukses adalah berikut ini.

Pagi hari, sarapan yang sehat. Dia malah tidak makan karbohidrat, yang dimakannya adalah protein. Telur, ikan, dll. Dia tidak makan roti.

Kemudian dengarkanlah atau tontonlah program yang baik, yang memotivasi. Jadi orang ini di pagi hari selama berkendaraan dia mendengarkan program radio yang memotivasi. Dia tampak selalu sehat, termotivasi, ceria.
Ini dipelajarinya dari seorang peneliti "orang sukses" yang meneliti selama lebih dari 40 tahun.

Artinya apa Ayah, sebenarnya menonton program TV kita yang hanya menyajikan hal-hal negatif, sebenarnya menyedot energi kita.Ayah kan sering baca detik, sering baca berita yang kita tahulah umumnya kurang positif belum lagi biasanya misleading. Nah ini bisa menyedot energi kita.

Rasanya ini benar. Dalam masa-masa capek saya di sini, saya sering menonton hal-hal positif seperti KICK Andy atau belajar dari orang-orang hebat, Habibie, Dahlan Iskan, dll. Dan ini berdampak positif pada diri saya.

hal lain lagi adalah, kita perlu berinteraksi dengan orang-orang positif, orang sukses dll. Katanya kita bahkan perlu keluar dari sistem di mana sistem itu tak mendukung jika kita ingin sukses. Saya kira, keberadaan Eva, Rokhmah, dll, di sekitar kita mungkin itu juga pengaruh pada karir mereka ke depan, setidaknya dia mendapat inspirasi atau pengaruh dari kita. Begitu juga saya, selama di Unesa, saya lebih dekat pada Pak Nur daripada orang-orang di jurusan mat, sehingga pengaruh positif beliau lebih besar.

Jadi, mungkin Ayah perlu mempertimbangkan program TV atau bacaan apa yang diperlukan setiap hari.
Being uptodate pada berita memang penting, dan waktu kita tidak akan cukup saking banyaknya kejadian setiap menit yang terjadi. dan apa kontribusinya.
Maka benar juga kata Prof. Sutarto, katanya kadang malas nonton trus lebih baik nonton bola, karena seharian sudah capek, yang ditonton hanya pertengkaran orang-orang yang tidak beres.

Hal lain lagi adalah, kita perlu set up goals setiap hari.
Ini saya sudah coba praktekkan.
tapi baru saja nonton youtube, hal yang ditegaskan adalah kerjakan yang paling prioritas dulu. Setelah selesai baru masuk ke rencana kedua.

Dia beri contoh. Seorang yang punya target menulis buku, akhirnya rinciannya adalah mau nulis sebuah buku dan setiap hari dia nulis satu halaman.
Maka dia tuh pergi tidur jam 9 dan selalu bangun jam 5 pagi untuk nulis satu halaman.
Ternyata di akhir tahun dia punya tulisan 365 halaman. Dan akhirnya pun bukunya menjadi the best sellers.

Cerita yang saya berikan ini adalah sebagian yg didapatkan dari Brian Tracy. Dia mencontohkan orang-orang sukses misalnya yang nulis buku sampai 6000. Dia sudah mengunjungi lebih dari 50 negara untuk presentasi.

Semoga ini bermanfaat juga bagi Ayah.
Insya Allah, ini bermanfaat bagi saya untuk memperhitungkan target yang harus saya capai selama di Postdoc dan semoga dengan hasilnya itu memudahkan tujuan ke depan kita. Insya mari kita melakukan yang terbaik karena Allah.

Thanks darling for your collaboration.

Salam sayang
Istrita

 

Jumat pagi yang cerah

Allahu Akbar.
Hari terus berlalu.
Sebagaimana janji Mu ya Allah.
Tak ada yang dapat menahan pergantian siang dan malam.

Insya Allah hamba berencana ke Marlboro, ke FNB dan Beverly.


Sent from my BlackBerry® wireless device

Thursday, 20 October 2011

Sungguh nulis itu butuh waktu

Ya Allah, semoga Engkau bisa melimpahkan ide-ide cemerlang dan kemampuan utk menuliskannya.

Apakah ini terlalu ambisius ya Allah? Apakah ini mungkin tercapai.

Dalam seminggu perlu mewujudkan
1. Makalah SAARSMTE
2. Abstrak 1 hal paper ICT utk ICME
3. Paper singkat 4 hal dr data interview

Sebelum pulang 2 paper PME

Terkirim paper JRME

Draft 1 paper utk jurnal JMTE

Ya Allah, sungguh menulis membutuhkan energi yang banyak.
Yah, dikerjakan sj semaksimalnya.
Sent from my BlackBerry® wireless device

Pura-pura beremail

Hi Weni,
Saya tuh sedang bingung mau nulis apa utk ICME. Saya ingin presentasi sebagian dari hasil penelitian saya. Supaya mudah, saya pikir lebih baik saya nulis dari tesis saya.

Cuma saya sekarang itu bingung fokusnya tentang apa? Apalagi saya kan sudah presentasikan tesis saya dalam berbagai aspek, yaitu:
- pengajaran matematika dengan Internet oleh Ann
- upaya-upaya untuk mendorong Jack mengintegrasikan internet di kelasnya
- faktor pendukung dan penghambat menggunakan zone theory
- studi ethnography utk mendorong Jack menggunakan internrt utk PD dengan framework 5cEPD
- PD Ann dan implikasi 5cEPD

Nah, saat ini, saya mencoba mendeskripsikan dua pengajaran matematika dengan internet di dua sekolah dasar.

Saya mau bilang bahwa studi ini ceritanya adalah HUI dan LUI dengan tujuan. Dengan PD yang ada LUI menunjukkan perubahan, namun dalam paper ini saya sengaja memilih dua contoh pengajaran dari LUI dengan pendekatan yang kontras untuk mendiskusikan bahwa bisa tidaknya internet memperkaya pembelajaran matematika, sangat tergantung pada pedagogical orientasion oleh guru. Saya ingin menunjukkan bahwa advokasi penyediaan internet di sekolah dan di kelas bukan solusi. Tapi ini juga sudah ditunujukkan oleh sejumlah penelitian ttg uptake.

Snapshot ini bukan suatu kejutan menurut saya.

Hal yang lebih menarik adalah seperti yang saya tulis dalam Paper JRME, yaitu menunjukkan suatu contoh snapshot yang realistik proses yang kompleks dalam PD. Namun dengan model yang saya terapkan, bisa dikatakan produktif. Bukan hanya membawa Jack berubah, namun juga memberikan pemahaman yang lebih mendalam tantangan dalam profesi.
Cerita ini sangat menarik.

Namun untuk cerita menunjukkan dua setting berbeda? Apa menariknya ya?
Bisa saja menarik.
Tapi saya harus ingatkan pembaca, bahwa kejadian di kelas Ann Term 3 dan sudah rutin. Ann pun mengatakan bahwa awalnya juga tdk semulus ini.

Namun cerita pada Jack, internet belum menjadi rutin. Dia melaksanakan pengajaran dengan Internet karena mulai munculnya ketertarikan, setelah capture his interest dan setelah mengenal website yang sangat relevan dengan pengajarannya.
Jadi penulis bukan bermaksud memberikan klaim bahwa Ann guru yang lebih baik dari Jack, membandingkannya kan tidak fair, namun saya ingin pembaca melihat dengan praktek pengajaran tersebut, apa alasan mereka dan mendiskusikan sejauh mana struktur yang ada itu menciptakan peluang pembelajaran.

Dengan Ann, dia merancangnya sehingga bersifat lebih individualistik, dengan Jack, dia merancangnya sehingga bersifat lebih umum, sehingga semua bisa melihatnya dan kekhawatiran saat itu adalah sulitnya meminta anak utk kembali pada aktivitas kelas, karena anak jadi senang.

Dan ternyata pengalaman Jack ketika mencoba, masalah management adalah isu nyata.

Bukankah ini fenomena yang menarik.


Mungkinkah:
Saya membuat:

1. Cerita yang mendeskripsikan pembelajaran Ann

2. Cerita yang mendeskripsikan pembelajaran Jack

3. Diskusi


Sent from my BlackBerry® wireless device

Wednesday, 19 October 2011

APA style made easy

This finding regarding _____ have several implications.

The purpose of the study was _______

Note: APA - don't use introduction

Cek the first two paragraph of JRME

The primary purpose of our study is ______

This research was conducted to determine _____

In the present study we attempted to find a possible explanation ...

Tugas saya mencari kalimat yang menyatakan tujuan dari study


Tugas lain adalah mencari kalimat yang menyatakan pentingnya penelitian ini.

SMP:
Despite great emphasis on the potential of the Internet for teacher professional development in many literatur, some studies suggest little uptake on this technology.
Sent from my BlackBerry® wireless device

Paper ICME 2

Apa sebenarnya yang saya ingin sampaikan ke pembaca dalam 10 halaman itu?

Saya ingin menunjukkan kepada pembaca dua contoh pengajaran dengan internet dengan pendekatan berbeda.

Mengapa dia berbeda. Kuncinya adalah pada guru?

Apa yang bisa kita pelajari, bahwa ternyata teknologi yang dinamis tampak sulit jk akan digunakan secara statis.
Sent from my BlackBerry® wireless device

Ide email Tom and Zevenb

Jika publikasi saya sdh ada yang jelas, maka saya akan segera email kolega.
Intinya:
Current position: postdoc
- writing papers: SAARSMTE, ICME, PME, MERGA

- Writing for journals: JRME, another draft ......

- Involve in a new project, enhancing my mathematical knowledge (having primary and secondary research experiences).


My CV .....


Jill Adler, asking for my extensions.
I am happy .....
It's also increases my confidence that I have competences for being academic in an ....
This really enhances my ...

However, it's too difficult for us ..... Taking the family to SA is not an easy thing to do because: moving the school for children for a short period, it's difficult for my husband (it's uncertain to get a job), the salary isn't enough to cover my family.

So, I wonder if you know some institutions that needing an ......, please let me know.

I know Australia ...... And I am the right person who .... Because I was an international students, having very challenging exprc, I proved that I could finished my study in time even though I managed some other .... Such as being a president for a large Indonesian community in Brisbane.

Artinya apa?
Yang utama sekarang adalah menghasilkan publikasi. Entah apa pun kesibukan proyek, target utama adalah bagaimana supaya saya bisa menghasilkan publikasi sebanyak-banyaknya.

Untuk itun di sini saya belajar bagaimana menulis dari Prof.

Sekarang ide yang sangat utama. Soal bahasa, Insya Allah sudah cukup dan bisa dibantu oleh banyak pihak utk proofread. Yang penting tahu membangun tulisan itu seperti apa, tulisan yang baik itu seperti apa.

Ngerti bahasa Inggris bukan berarti bisa nulis dengan baik. Tapi karena saya bukan native-english, maka justru lebih hati-hati 'arena ide jelas dulu, baru masalah bahasa.
Ini suatu kemajuan saya kira krn sejak dulu, alasan kesulitan saya pada suami adalah bahasa. Tapi jgn masalah dengan bahasa. Ide adalah hal yang paling utama.
Alhamdulillah
Sent from my BlackBerry® wireless device

Kangen pada keluarga

Kurang 2 bulan, Insya Allah saya pulang. Sudah kangen banget.
Ini adalah bagian dari perjuangan.
Ini pengorbanan utk tujuan yang lebih besar. Demikian kata suami saya.
Ya Allah, entah apa skenario kehidupan di masa yang akan datang. Semoga Engkau selalu memberkahi perjuangan hidup kami.

Semoga Engkau selalu memberi kekuatan pada kami.
Sungguh saya tidak pantas utk mengeluh tapi justru harus bersyukur dengan tak terhitung rahmat dan rejeki yang Engkau limpahkan pada keluarga kami.
Selalu lindungi kami ya Allah. Berilah keikhlasan dalam menjalani kehidupan ini. Berilah kekuatanmu utk kami bisa meraih tujuan secara maksimal demi untuk kebaikan hidup dunia dan akhirat.

Sent from my BlackBerry® wireless device

Kamis & jumat

Besok Kamis meeting dan workshop.
Jumat pagi ke sekolah dan jumat sore meeting dengan Jill. Tapi karena beliau sakit dan sangat sibuk, terpaksa tulisan saya untuk JRME ditunda hingga 2 minggu depan. Artinya, sulit utk bisa submit bulan ini. Apalagi dalam dua minggu ini submit makalah lengkap dan abstrak utk ICMI.

Ok. Yang utama saya berupaya maksimal. Insya Allah akan tiba juga saatnya. Semoga segera. Amiin.
Sent from my BlackBerry® wireless device

Tak banyak

Sedang di bus utk pulang ke rmh.

Hmmm apa yang saya dapatkan hari ini.
Rasanya tak banyak tuh. Saya mencoba identifikasi literatur ttg pengajaran matematika. Trus ngeprint kumpulan abstrak itu.

Saya juga cetak hasil kerja saya kemarin utk saya reviu.

Saya coba baca draft kasar saya. Walhasil produk yang saya canangkan tak tercapai. Mungkin target saya terlalu banyak.

Tapi ada hal yang sangat menarik yang saya baca dari bukunya Prof. Lupa siapa yang nulis ttg konsep kompleks dan complicated. Yang menarik adalah tulisan itu benar2 merupakan suatu refleksi dari pengalaman nyata.

Saya punya pengalaman yang menarik ttg pengajaran dan saya mendapat ide dari sana utk suatu saat nulis.
Sent from my BlackBerry® wireless device

Regina's case

This is a good learning for me.
She must be very busy.
She is a nice lady.
She must be just very busy and she's quite disappointed with the way people treated her, not such kind of support he expected.

Just keep be very kind of to her.
Pray for her to get every thing done well. Amiin.

She is not wrong.
She just wanted to borrow a book but then she got hurt because of the way people treating her.
But I do understand that those people didn't mean to hurt her.
So what.
I believe ask Allah to always take care of us so every actions of us would be impacting positively to others.

Anyway, for my self, I could see the dynamic interaction of this community. But for myself, the most important is just keep writing to achieve my goals, that is to maximise my time here to learn writing.
Prove this process with the proof of publications.
Insya Allah
Sent from my BlackBerry® wireless device

Tuesday, 18 October 2011

Rabu ke kampus for .....

Insya Allah, saya pergi pagi-pagi utk kerja.
Produk apa yang akan saya bawa pulang?

1. Draft 2 tulisan saya ttg pengajaran matematika dengan internet

2. Draft 1 makalah SAARSMTE

3. Hasil Review paper JRME (tighten it), clarify the ideas

4. Cetak draft 1 paper 1 ICME.

What was yesterday?
- Baca APA style sangat bermanfaat.

Ok. Semoga Allah memberikan pemikiran cemerlang.
Nah, sekarang saya semakin paham, bahwa menulis paper, harus jelas argumen kita. Harus jelas klaim kita.

Ya Allah, Engkau maha tahu. Ya Allah, Engkau maha pengasih. Penyayang. Berilah kekuatanMu.

Nasehat ke Suri. Just do it. Set up your target. You must set up your target as a measurable product.
It has to be a product for everything.

Needing for JRME
1. Acknowledgement
2. Consult to APA
3. Making sure, non plagiarism
4. Needing locating my study into ICT in math educ (cek ICT in math educ. ICME)
5. Needing to connect my finding with Margaret Eisenhart.
6. Needing to update my literature review
7. Needing self-review for checking my topic sentences.

Oh my God, semoga ini bisa terkirim paling lambat November karena 12 hari yang tersisa October ini akan memprioritaskan
- makalah SAARSMTE
- makalah ICME 1
- makalah ICME 2

Insya Allah, do it karena Allah dan Allah akan menolong
Sent from my BlackBerry® wireless device

APA

1. Recommended length for a title is no more than 12 words (p.23)

2. Author's name
"Every manuscript includes the name of the author and the institutional affiliation of the author when the research was conducted." (p.23)


Sent from my BlackBerry® wireless device

Sunday, 16 October 2011

I should email her

Could we meet 30' as early as possible after today for the interview data, please?

Dear Prof,
In the last two days, I intensively analyze Scenario 3. I think, I have made a significant progress. I am trying to follow the grounded theory analysis concept.

From this analysis, I got an idea for an ICME paper that I need to discuss.
Please have a look the abstract.

Also, in the process of analysis, many questions have come to my mind that I really need to discuss with you, as follow:
......

Many things that this data are telling me such as
......
I have made an open coding and I will refine my coding.

Therefore, I wonder if you have time about 30' (Tuesday or Wednesday afternoon), it would be helpful.
Today, I am just continuing my analysis at home.

So we can allocate Friday to focus on discussing the JRME paper.

Regards,
Sitti
Sent from my BlackBerry® wireless device

draft 1 and questions

An Analysis of Teachers’ Mathematical Judgement through the Talk of Algebra Scenario

Jill Adler

Jill.Adler@wits.ac.za

 Sitti Maesuri Patahuddin

Sitti.Patahuddin@wits.ac.za

University of the Witwatersrand

This paper arises from a larger study the Wits Maths Connect-Secondary Project (WMC-S) in which The Developing Mathematical Judgement project (DMJ) is the core project. This short paper reports on the analysis of one mathematical scenario posed to 30 secondary mathematics teachers at the beginning of the project, as a part of the base line data. This analysis informs the quality of teacher mathematical judgement and identifies determinant factors. This finding supports the notion that subject matter content knowledge is the key element of the quality of mathematical judgement. The implication of this finding to the project will be also discussed.

Several questions we must answer:

1.       What is actually mathematical judgment? Is it ability? Is it skill? Is it a specific knowledge? Is it something that can be measured easily? If it is not easy, then how do we measure it?

2.       If we want to develop teacher mathematical judgement, so we should know how to assess teacher’s mathematical judgement at a pointing time.

3.       How much Scenario 3 would enable us to measure teacher mathematical judgement?

4.       What does a good quality of mathematical judgement look like in responding Scenario 3? [If we want to assess the quality of teacher’s mathematical judgement, then at least we know what good or poor mathematical judgement looks like?

5.       What subject matter knowledge needed to be able to give a good quality mathematical judgement on Scenario 3?

6.       To what extent teacher’s subject matter knowledge leads to poor or [valid/rich] mathematical judgement on Scenario 3?

7.       What types of subject matter knowledge appears to influence teacher’s mathematical judgement on Scenario 3?

8.       Shulman etc have identified or categorised knowledge needed by teachers. Then in which domain this mathematical judgement fall into?

I am hoping that my initial analysis will help us in answering those questions.

 

This scenario productively provoked teachers to perform their mathematical judgment, which is believed to be related to the quality of mathematical judgment occurred in the process of mathematics teaching and learning in their class.

 

Lapangan hijau Wits

Alhamdulillah, duduk di lapangan Wits belakang flat saya selama sekitar 1 jam sangat efektif karena:

Pikiran rasanya luas dan mudah utk brainstorming ideas. Sehingga saya menghasilkan branstorming ide paper pengajaran dengan teknologi. Insya Allah, bahan-bahan sudah jelas, juga apa yang perlu dilakukan sudah jelas.

Ok. Apa fokus saya besok?
Oh ya, saya ingin kembali mengerjakan JRME.

Target utama adalah untuk memperbaharui literaturnya. Pastikan bahwa saya benar2 tahu isi referensi yang saya gunakan.

Saya juga perlu memastikan bahwa penulisan referensi saya sdh sejalan dengan APA style. Jadi saya perlu ke library. Caranya saat sdh banyak kerjaan yang jadi dan saya sekalian ke matrix beli makanan.

Saya juga perlu mencari ref yang dimaksudkan oleh Jill ttg ICT ICME.


Sent from my BlackBerry® wireless device

drafting paper ICME

Apa yang harus saya tuliskan pada bagian pendahuluan:

1.       Mengapa MJ? Mengapa DMJ

2.       Apa yang dapat memotivasi pembaca.

 

Kita kan tahu bahwa persoalan kualitas pengajaran telah disoroti dan guru merupakan salah satu kuncinya. Karena meskipun segala perangkatnya baik, jika kualitas guru tidak memadai maka dipercayai mempengaruhi secara signifikan kualitas pembelajaran siswa.

Juga telah banyak diteliti tentang, kemampuan apa yang perlu dimiliki oleh guru. Pengetahuan apa yang harus dimiliki oleh guru untuk dapat menghasilkan pengajaran yang berkualitas.

 

Ada satu kemampuan yang dipandang oleh penulis sangat penting, yaitu MJ, dan ini sangat mempengaruhi proses perencanaan, proses pelaksanaan pembelajaran, mempengaruhi pertanyaan apa yang akan diajukan ke siswa derta bagaimana mereka merespon siswa dalam interaksi dalam pembelajaran matematika.

 

Jadi ini harus jelas bagi pembaca pentingnya MJ.

 

Dan ternyata loh, tampak sekali melalui instrument ini kita bias melihat bagaimana MJ guru itu, yang sangat jelas akan mempengaruhi bagaimana mereka akan menanggapi scenario yang ada.

 

Instrumen ini memprovokasi guru untuk melakukan MJ, yang diduga punya keterkaitan dengan MJ yang terjadi dalam proses pembelajaran nyata di kelas.

 

Pada bagian theoretical framework, Prof akan menulis sekitar ½ atau 1 halam tentang MJ.

Belia juga perlu menulis bagian diskusi tentang MJ yang bias terukur dari data scenario 3.

 

Bagian metode penelitian yang harus diperjelas adalah:

1.       Siapa mereka yang yng diinterview?

2.       Siapa yang menginterview?

3.       Kapan dilaksanakan, di mana, dan berapa lama

4.       Apa instrument yang digunakan dan bagaimana teknik pelaksanaannya?

5.       Bagaimana proses analisis datanya (dalam hal ini menggunakan softwere Nvivo 9)

 

Bagian hasil, inilah yang perlu saya selesaikan dan saya akan mengirim tulisan ini paling lambat hari Rabu jam 3 sore (Mengapa? Ini mungkin bisa dibaca Prof dan sedikit dibahas pada meeting hari Kamis). Semoga saja ini tidak mengganggu waktu beliau untuk mereviu paper JRME saya.

Preparing ICME (4)

What things impressed me from reading 10 teachers' responses?

1. A strong judgment that learner doesn't understand the difference between linear & quadratic equation. This why students made mistakes, without appreciation of student's idea.

2. strong judgement, they don't make sense bcos L+Q; none of these really help

What data also tells me?
- not aware of the essential elements, condition, what is mathematically wrong.

- easy claims that students are wrong without appreciation of their thinking

Teacher 2
- see the right step-common factor "clever"

- see mistakes of dividing by x and reflect on what teaching practice that may cause them

- good question. What is real number?

- not capturing well S4.

- her strong judgement that you have to have 2 solutions

Teacher 3:
- I have no views
- it depends
- give them many methods

POOR Mathematical judgement

Telling, teachers can talk constructive pedagogy but none sense bcos not knowing the maths.

Teacher 4:
Revealing his ideas about the best way to teach step by step

Dst.

Saya sudah selesai membaca data dari 22 guru, berarti 8 yang keluar dr analisis.

Sekarang bisakah saya buat summary semacam tabel dengan sub judul apa?

Nggak tahu.
Apa sih yang dominan/menarik menurutmu:

1. Fokus pada apa yang dipahaminya yang menururnya esensial meskipun memberi generalisasi yang tdk tepat, bahwa ini kuadratik jadi 2 solusi

2. Mathematical judgement yang salah

- simpulan yang salah
- menunjukkan tidak paham permasalahan

3. Mengedepankan skenarionya, yaitu cara mengajarkan secara detail seperti ini, memberi kesan bahwa cara itu dapat mengatasi masalah

4. Merasa mengandung kebenaran, akhirnya bingung.

5. Klaim: anak ini tdk paham. Anak ini ngerti sedikit, anak ini salah

6. Membawa pada kesadaran akan keterbatasa praktek pengajaran sehari-hari

7. Aware akan penggunaan cancel
- pakai invers
- bagi kedua ruas.

8. Ngambang.

Item ini utk SMK tapi. Juga unfold PCK.

Nyata juga suatu bukti bahwa orang dengan mudah bicara metode tapi isinya kosong krn tak paham.
Ini sdh fenomena juga, ngerti model2 tapi tak ngerti matnya.

So Gimana dong menunjukkan hasil analisis saya ke Jill.

Gimana kalau saya tulis.

1. Faktor-faktor apa yang mempengaruhi mathematical judgement.

- ada pengetahuan dominan yang mempengaruhinya

- mengetahui prosedur penyelesaiannya tetapi kok pernyataan itu masuk akal ya membuat bingung

- percaya diri, strong judgement tapi salah

- memang ragu krn kurang kuatnya pemahaman mereka.

- tidak jelas yang bs menggambarkan kurang paham dan kurang apresiasi pada pemikiran siswa.

Jadi proses analisis, initial coding berbagai macam kemungkinan, lalu melihat kesamaan pola, dan akhirnya menentukan pola yang ada menggunakan TF yang luas, hanya secara umum bahwa SMK mempengaruhi tingkat mathematical judgement, namun Mathematical judgement ini sendiri belum terlalu jelas.

Saya hanya apakai istilah judgement, memberi asesmen atau penilaian atau keputusan yang didasarkan pada pengetahuan matematika.

Alhamdulillah.
Saya kira, saya sudah menunjukkan kemajuan.

Sekarang lihat Nvivo yuk. ALHAMDULILLAH
Sent from my BlackBerry® wireless device

Tidur pagi, kebiasaan jelek + rencana Minggu

Saya kurang sreg karena hari ini setelah shalat subuh saya tidur lagi. Saya sempat nulis, tapi trus ngantuk lagi.
Andai sj saya melawannya dengan pergi jalan pagi, tentu ini tdk terjadi.

Akhirnya tidur mungkin sekitar 2.5 jam. Padahal kan banyak hal yang bs saya kerjakan dalam periode itu. Maafkan saya ya Allah.

Insya Allah hari ini saya akan mengerjakan hal berikut:

1. Melanjutkan analisis utk 20 guru
2. Merangkum analisis
3. Merancang abstrak (Draft1)
4. Drafting acknowledgement
5. Mereview literatur pemanfaatan internet (Termasuk mengecek file lama)
6. Brainstorming ideas utk paper teknology ICME

Produk yang saya harapkan:
1. Draft 1 abstrak ICME
2. Draft 1 rangkuman analysis Scenario 3
3. Rangkuman hasil review pemanfaatan Internet
4. Hasil brainstorming ideas paper teknology ICME
5. Kumpulan model-model acknowledgment + Draft 1
Sent from my BlackBerry® wireless device

Saturday, 15 October 2011

Fw: Bls: Review makalah

Arsip
------Original Message------
To: Ellen impome
Subject: Re: Bls: Review makalah
Sent: Oct 16, 2011 05:47

wa'alaikumussalam wr.wb.

Glad to hear that you want to improve your writing skill.

Hope, you eventually can choose a math topics.
Then you need to tell people why do you choose it?

What people have researched about it?
In what ways, what were the results & limitation.
So reading a lot is urgently needed for to main reasons:
1. Understand what people are doing
2. Getting some ideas to build your arguments.

Research is about want to know? You may do some pilots and soon.

Anyway, I found myself very difficult to write.
But keep doing. Keep writing. Prof Adler said, it is true, writing is difficult and it is a real process of learning:)

Good luck Ellen.

Regards,
Sitti


------Original Message------
From: Ellen impome
To: Sitti Maesuri Patahuddin
ReplyTo: Ellen impome
Subject: Bls: Review makalah
Sent: Oct 16, 2011 04:55

Assalamu'alaykum... Terimakasih atas feedback dari Ibu... Pertanyaan-pertanyaan yang Ibu berikan masih belum bisa saya jawab karena saat ini argumen saya kurang didukung sumber yang kuat dan topik yang diangkat masih terlalu umum. Alhamdulillah Allah masih memberikan kesempatan untuk memperbaiki tulisan. Saya akan terus belajar untuk menjadi lebih baik. Saya mau berusaha untuk menghasilkan tulisan yang berkualitas Bu. Ini yang selalu saya impikan, tesis saya bermanfaat, amiin... Insya Allah saya akan mulai mengkaji jurnal yang telah Ibu berikan. Jika saya telah menulis lagi (terutama membenahi latar belakang) akan saya kirimkan kembali. Semoga sukses Ibu, Wassalamu'alaykum Ellen Dari: sitti maesuri <s_maesuri@yahoo.com.au> Kepada: Ellen Davita Safaredha <dz_ellendavita@yahoo.co.id> Dikirim: Minggu, 16 Oktober 2011 3:10 Judul: Re: Review makalah Hi Ellen, saya lampirkan feedback saya> mohon maaf, jika feedback sy sangat terbatas. Saya memberi feedback pada Ellen dengan mempertimbangkan kemampuan Ellen, yang mungkin lebih dari saya. Sehingga feedback saya seperti saya membimbing mahasiswa master di sini. Mantan Bimbingan saya (Alfath, Eva, Rokhmah) sudah terbiasa dengan feedback seperti ini. Tapi saya percaya diri, mereka semua bisa bertahan studi di luar negeri. Saya berharap masih akan ada kesempatan juga buat Ellen nantinya studi di luar. Coba dilihat lagi. Jika ini akan dikembangkan menjadi suatu tesis yang berkualitas, coba dicermati feedback saya. Welcome jika ada yang ditanyakan. Trus baru saja saya carikan artikel problem solving dan sudah saya upload di drop box. Moga-moga manfaat ya. Wassalam SMP   Sitti Maesuri Patahuddin, PhD. Dosen Jurusan Matematika Universitas Negeri surabaya Postdoctoral fellow di University of the Witwatersrand, Johannesburg Afrika Selatan http://journey.maesuri.com/ From: Ellen Davita Safaredha <dz_ellendavita@yahoo.co.id> To: siti maesuri <s@maesuri.com>; Siti maesuri P. <s_maesuri@yahoo.com.au> Sent: Wednesday, 12 October 2011 3:04 PM Subject: Review makalah Assalamu'alaykum, Ib
Sent from my BlackBerry® wireless device

Preparing ICME (3)

This paper aims to argue that mathematical understanding of teachers determine the quality of the mathematical judgement.

This paper want to argue that authentic/well designed task can be used to measure the quality of mathematical judgment of teachers.

It is a well known issue that teachers must understand the subject matter content to enable them to ransfrom the content into the form that comprehensible for students.

Similarly, the level of understanding of teachers to content influence the quality of MJ

This study aims to improve teacher's mathematical judgement.
What is MJ.
This will be shown trough the interview data.

This is going to argue that the quality of teacher math judgement are determine by their understanding of the content.

Mathematical judgement is an esential part of teaching. It impacts on teacher plan about what mathematical ideas want to be developed, what tasks should be given to students, ect.

The problem is, what are the differences b



Sent from my BlackBerry® wireless device

Ya Allah

Engkau adalah tempat hamba curhat.
Engkau tahu bahwa tdk mudah bagi kami hidup terpisah.

Engkau tahu kadang-kadang pikiran dan perasaanku campur aduk.

Tapi hamba berkata pada diri, sungguh Engkau telah memberikan hamba rejeki yang besar, juga pada keluarga hamba.

Okelah ya Allah, jauhkan kami dari keluh kesah tapi berikan kami kekuatan.
Berilah rahmatMu pada suami dan anak-anakku di sana.

Ya Allah Engkau yang tahu pasti skenariomu yang terbaik bagi kami.

Pikiranku sementara.
Cukuplah setahun, jika mungkin perpanjangan 2 bulan.

Artinya apa?
Asumsikan 1 tahun:
Apa karya yang bisa saya hasilkan?
- 2 publikasi internasional
- 1 paper untuk SAARSMTE
- 2 paper ICMI
- 2 paper PME
- 1 paper MERGA

Yah sudah, itu sudah pengalaman yang luar biasa.

Jadi saya punya waktu dua bulan lagi sebelum libur.

1. Dalam 2 minggu ini, saya harus menyelesaikan paper SAARSMTE

2. Dalam dua minggu ini saya akan menyelesaikan 2 extended abstract.

Ya sudahlah Sitti, kerjakan saja. Tidak usah buang waktu pikirkan masalah yang kompleks.

Keluarga ke sini memang bukan urusan yang mudah baik dari aspek teknis maupun masalah pendanaan.

Kecuali kalau proyek mengatakan bahwa siap mempekerjakan saya hingga akhir 2013.

Tapi jk tidak, maka kasihan anak2 yang harus sering berpindah-pindah.

Kami harus bersabar.
Kami harus berusaha dan berserah diri.
Sent from my BlackBerry® wireless device

Chat with ihsanmksby on 10/15/2011

With my lovely husband.

Participants:
-------------
Sitti Patahuddin, ihsanmksby

Messages:
---------
Sitti Patahuddin: Utk Fika, mungkin ada baiknya kita berhati-hati menilai. Dia dalam masa pertumbuhan yang mungkin sekali melakukan banyak kelemahan. Jgn sampai dia memandang bahwa kita tidak boleh bikin salah.
Sitti Patahuddin: Kesalahan bagian dari belajar dan tugas kita membantu dia memahami kesalahan itu dan memperbaikinya sendiri.
Sitti Patahuddin: Kita hrs hati-hati mengontrol krn dia punya kapasitas utk mengontrol dirinya.
Sitti Patahuddin: Hati-hati juga utk marah-marah karena anak seusia itu kurang senang jk kita cerewet ngontrol dia.
ihsanmksby: oke trims atas nasehat dan masukannya. semoga sy bisa lakukan ya. trims sayang
Sitti Patahuddin: Yang bs membantu kita, bagaimana kita juga mengukur tingkat kesabaran kita.
Sitti Patahuddin: Bicara dengan banyak fakta (setelah dikumpul-kumpul) dan didekatinya seperti teman, mungkin akan lebih baik.
Sitti Patahuddin: Coba saja dalam seminggu Ayag hindari instruksi, tapi ayah catat apa yang berjalan dengan baik dan apa yang kurang
Sitti Patahuddin: Berdasar data itu, dia diajak diskusi dan memberi pujian/penguatan pada yang baik dan menyerahkannya utk menilai hal yang kurang.
ihsanmksby@gmail.com is offline and can't receive messages right now.
Sitti Patahuddin: Jk dia pikir, wah ayahku membantuku menyelesaikan persoalan, maka dia akan jadikan kita kawan curhat
ihsanmksby@gmail.com is offline and can't receive messages right now.
ihsanmksby@gmail.com is offline and can't receive messages right now.
ihsanmksby signed in.
Sitti Patahuddin: Maaf, ini tataran teori dan celakanya saya blm bisa menerapkannya tapi saya sdh melihat bbrp contoh ortu yang jadi teman dari anaknya
Sitti Patahuddin: jd jgn terlalu risau. Kita pikirkan betapa banyak kelebihan dari anak kita sehingga kita tinggal melengkapinya. Melihat sisi positif akan membawa kita mendidik mereka dengan mengedepankan rasa cinta dan sayang.:)
Sitti Patahuddin: Maafkan saya karena tdk bs mendampingi langsung membimbing anak2.
Sitti Patahuddin: Mungkin saya agak santai karena saya merasa jarang dikontrol oleh ortu, hidup bebas bahkan hampir tak bernah disuruh belajar. Jd saya banyak menikmati kebebasan dan mungkin mempengaruhi jalan pikir saya juga.
ihsanmksby: oke mungkin saya yang salah menilai fika. dia anak baik dan cerdas. sy berusaha ikuti sran ibu
Sitti Patahuddin: Maafkan saya Ayah. Kita terlalu beruntung punya anak yang banyak kelebihan. Saya sdh dengar keluhan ortu lain dan Alhamdulillah Fika bs jalan sendiri dalam banyak hal, meski Ibu dan Ayahnya sibuk.
Sitti Patahuddin: Jadi percayalah, anak bs berbuat salah, bs lupa dan semoga kita berdua tdk memasang standar harus ini dan itu. Dia perlu ruang belajar memecahkan masalahnya, mengambil keputusan, menilai sendiri kualitasnya, dst. Maaf yah, ini pikiran saya yang semoga memberi kontribusi.
Sitti Patahuddin: Sekali lagi maaf krn membebani Ayah mengarahkan dua anak kita. Let me know what I can help you.
ihsanmksby: Mungkin krn tadi pagi sy kurang tidur dan lagi konsen mikir disertasi. besok sy mau minta maaf ke kakak fika
Sitti Patahuddin: Iya sayang. Wajar. Jill jg bilang, mungkin saya terlalu lelah sehingga bicara saya terkesan marah pada anggota tim. Jadi wajarlah Ayah. Kita semua bisa seperti itu. Faktor makanan, capek mempengaruhi tindakan semua orang termasuk anak dan orang dewasa. Maafkan saya sayang krn tdk banyak bantu studi Ayah.
Sitti Patahuddin: Saya jd ingat ruksana, dia cerita ke saya dan keluarganya bahwa anaknya seusia Fika sungguh baik. Dia begini begitu .....dst. Anaknya senyum2. Pasti anaknya merasa bahwa Ibuku mengapresiasi kebaikanku dan karena senangnya dia cerita. Dan berkali-kali berterima kasih pada anaknya:)
Sitti Patahuddin: Ternyata dia tuh tdk hanya selalu menghargai stafnya, tapi juga suami dan anak2nya. Dan masya Allah, 3 anaknya itu berganti-ganti menjaga saya saat Idul Fitri. Pasti itu pesanan Ibunya. Mereka semua perhatian pada saya. Padahal Ibu dan Ayahnya orang super sibuk loh
Sitti Patahuddin: Udah tidur sayang?

Sent from my BlackBerry® wireless device

Preparing ICME (2)

Coba pikirkan abstract dari paper interview.

Apa yang mungkin saya sampaikan?

Jenis tugas yang memungkinkan untuk mendapatkan informasi tentang SMK dan PCK.

- ada satu scenario yang berorientasi untuk mengukur PCK dan satu utk SMK.

Skenario tersebut menjadi bagian dari interview sebagai bagian dari base line data (yang dimaksudkan utk ......)

Ada masalah kritis di sini, bahwa ternyata keduanya memberikan data tentang SMK dan PCK. Kenyataan bahwa PCK tidak lepas dari SMK.
Tetapi berapa banyak?

2. Saya juga bisa berbasis pada MJ.
- Apa itu MJ
- what is this interview data telling us about MJ and not telling about MJ

Pola apa yang saya bisa dapatkan dari MJ yang dibuat oleh guru.

Seberapa kaya atau bagaimana kualitas MJ guru berdasarkan data interview ini.

Jadi paper ini dimaksudkan untuk menjelaskan kualitas MJ dari 30 guru. Seberapa kaya? Dijelaskan berdasarkan analisis data kualitatif.

Bagaimana rubrik yang saya gunakan utk menilai tingkat MJ dari guru tersebut.

Atau faktor-faktor apa yang dominan yang mempengaruhi MJ guru dan bagaimana kualitas MJ tersebut.

Salah satu tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan mathematical judgement dari guru-guru tersebut? Bagaimana caranya?

Apa yang saya dapatkan sementara ini dari data:

1. Pemikiran dominan yang ada di kepala guru tentang sifat kuadratik adalah punya dua solusi. Sehingga apa yang harus dilakukan adalah teknik yang bs mengarah ke sana. Cara yang dilakukan siswa dengan cancellation tdk mengarah ke sana. Cara kuadratik yang dilakukan juga tdk bs karena malah membuatnya kompleks.

2. Jawaban guru juga memberikan pemahaman pada peneliti tentang tidak pahamnya guru pada konsep-konsep dasar lainnya misanya tidak mengerti ttg apa itu bilangan real.

3. Jawaban guru mengindikasikan bahwa tes ini membawa mereka berbicara ttg praktek pengajaran yang sering diamati atau dialaminya.

4. Jawaban guru juga memberikan gambaran bagaimana guru memposisikan siswanya, atau mengambil kesimpulan segera tentang siswa tersebut, bahwa tidak paham, atau paham sedikit dan lain-lain.

5. MJ yang remang-remang, yang tidak tegas yang memberikan gambaran ttg MJ guru tsb.

6. Pengaruh interview, yang juga mungkin melakukan level judgment pada cukup tidaknya informasi dr interviewee.

Tentukan konteks:

Yaitu
1. Nama project, tujuan, period.
2. Penjelasan tentang data yang dikumpulkan .... Antara lain 5 skenario.
3. Pelaksanaan: berapa interviee? Kapan interviee? Berapa lama? Bagaimana situasinya?
4. Teori ttg MJ
5. Bagaimana proses analisisnya?

Nvivo
1. Generate semua jawaban skenario 3
2. Melakukan initial coding
3. Diskusi pada initial coding
4. Refining
5. Fokus pada MJ.

Hal lain yang perlu dibicarakan adalah:
1. Masalah konsep persamaan kuadrat dan penyelesaiannya.
2. Tinjauan berdasarkan kurikulum
3. Apa yang kita ketahui ttg masalah tersebut. Kesalahan apa yang dibuat oleh siswa. Apakah ini berkaitan dengan masalah yang dibuat oleh guru itu sendiri.

Artinya apa yang akan saya lakukan?

Possibility:
1. Coding.
Melalui Nvivo atau pada paper ini dulu?

2. Faktor- faktor yang meleading judgment?

3. Kualitas dari judment yang ada.

4. Saya mengumpulkan teori judgement oleh Prof Adler

5. Saya menunjukkan kumpulan referensi yang bermanfaat utk MJ ini (dengan harapan dia akan menentukan mana yang paling relevan atau menambahkannya)

6. Setidaknya saya punya 2-5 halaman tulisan yang menjelaskan ide saya dikirim hari Kamis pagi.

7. Saya punya simpulan ttg ICME, berapa halaman, dan segala persyaratan dan timeline.

7.
Sent from my BlackBerry® wireless device

Preparing ICME (1)

Apa yang harus saya lakukan:

1. Pertama, saya perlu explorasi ttg ICME (max 2 jam), jika diperlukan email mereka.

2. Saya perlu brainstorming ideas utk paper dari tesis saya.

3. Saya perlu brainstorming ideas utk paper data interview.

Jumat: meeting
Rabu malam: kirim 2 abstract
Kamis: JRME for Friday discussion
Rabu: draft 3
Selasa: draft 2 abstract
Senin: JRME
Minggu: draft 1 abstract + analysis
Sent from my BlackBerry® wireless device

Thursday, 13 October 2011

Rencana meeting hari ini

Terjadwal jam 09 - 10 am.
Apa yang saya harapkan?
Arahan apa yang saya inginkan?

- semoga saya dapat masukan berharga pada intro saya dan konklusi saya dan dapat ide mengurangi halaman

- semoga saya dapat ide ttg hal yang akan kami tulis utk ICME

2 months:
- interview
- workbook analysis
- proposal
- another draft of my paper for JMTE

Apakah masih panjang prosesnya?
Ke mana saya bs meminta utk review? Ke Merrilyn dan Shelley?

Regards,
Sitti

Sent from my BlackBerry® wireless device

Reading self PD

Penelitian ini juga menarik.
Judulnya: "self_directed PD-hope for ts working in deprived environment"
Terbit di TATE 2009.

Metodologinya sederhana. Yaitu mengintervie 55 guru matematika sains Level A (semacam guru SMA). Interviu masing-masing sekitar 30 menit, lalu dia analisis pakai Nvivo.

Dua pertanyaan yang diajukan di paper ini:
1. Apa yang mendorong self-directed PD itu?
2. Bagaimana faktor-faktor pendorong ini dapat diorganisasikan secara konseptual dalam suatu model PD utk meningkatkan pemahaman kita terhadap cara-cara meningkatkan dampak PD itu sendiri?

Nah 7 faktor utama yang menjadi simpulan penelitian:
1. Identitas profesi
2. Kebutuhan pengembangan karir
3. Utk pemahaman materi ajar
4. Practical knowledge & ket professional
5. Improving pck
6. Kebutuhan peer networking
7. Benefits for teachers and students.
Sent from my BlackBerry® wireless device

Belajar probability (4)

Sekarang penulis menjelaskan Mutually Exclusive Events

Kok disebuat mutually dan kok disebut exclusive sih?
Sent from my BlackBerry® wireless device

Tuesday, 11 October 2011

Belajar probability (3)

Nah setelah penjelasan istilah kunci dan definisi peluang secara teoretis, ada masalah kritis yang muncul di sini.

Karea misalnya, kita melempar sebuah mata uang sekali saja. Ditanyakan berapa peluang munculnya Angka. Kita jawab setengah. Makna secara teoretis bahwa nilai itu didapat akibat dari percobaan yang banyak sekali, dan dari yang banyak percobaan itu, separuhnya muncul angka.

Demikian juga dengan percobaab dadu, kita lempar dadu sampai berjuta-juta kali, sebanyak seperenam dari seluruh percobaan itu akan muncul mata dadu 1, dst.

Nah, inilah yang harus dipahami oleh guru, dan sense ini harus ditumbuhkan, dan saya sangat terkesan dengan cara yang diceritakan dalam papernya T. Varga th 1972.

Nah, saya mengingat cerita bil bulat.

Penulis trus beri contoh pemilihan sebuah bil secara randon dari Bil 1-25, dit berapa peluang ....
Contohnya menarik karena nilai peluangnya ada yang 0, ada antara 0 dan 1, dan ada yang satu.
Ini sekaligus menjadi pengantar utk memberika teorema berikut.

If A is any event and S is a sample space, then P(A) lebih besar atau sama 0 DAn lebih kecil atau sama dgn 1.

Trus dia jelaskan contoh lain spinning dan angka yang terspajang 0 - 9.

Ini menjadi pengantar teorema:

The probability of an even is equal to the sum of the probability of the disjoints outcome making up the event.

Bisa lihat kan, kaitan dengan konsep penjumlahan pecahan di sini.
Tambah menarik matematika di mata saya.

Lalu dia beri contoh menarik card (kartu remi) utk penerapan teori itu.

Thanks penulis.
Thanks Craig memberi bahan ini.
Thanks Prof atas kesempatan Postdoc ini
Thanks God for all these.
Thanks my huband for supporting me and encourage me to join this postdoc


Sent from my BlackBerry® wireless device

Belajar probability (2)

Tulisan ini menarik. Dia mulai memaparkan, apa sebenarnya yang diharapka di ketahui oleh siswa berdasarkan dokumen resmi, misal kurikulum

Kemudia dia juga memberikan sejarah dr probability, yakni dari pertanyaan seorang penjudi kepada pakar Blaise Pascal. Dan dia kemudian mendiskusikannya dengan Pierre Fermat. Ini sekita tahun 1600 an, namun dipopulerkan oleh Pierre Simon de Laplace. Akhirnya konsep ini menjadi alat matematika utama dalam sains.


Selanjutnya penulis mulai dengan judul bagaimana probability ditentukan.

Nah untuk itu dia mulai dengan mendefinisikan istilah.

Saya ada ide baru kalau saya ngasih kuliah, saya akan minta seorang yang lucu dan cerdas ke depan kelas melakukan pantomin ttg ketiga istilah inti ini.

Yaitu
1. eksperimen
2. Outcome
3. Events

Eksperimen ini adalah suatu aktivitas yang hasilnya dapat diamati dan dicatat hasilnya.
(An activitiy whose results can be observed and recorded)

Outcome, setiap dari hasil yang mungkin dr suatu eksperimen.
(Each of the possible results of an experiment is an outcome)

Jadi kalau lempar mata uang, hasil yang mungkin adalah yang tampak gambar atau angka.

Nah, Ruang sampel adalah himpunan dari semua outcome yang mungkin.
(A set of all possible outcomes for an experiments is a sample space)

Dalam bahasa Indonesia:
-percobaan
-hasil
-ruang sampel

Sample space bs dimodel dengan diagram pohon.
Satu cabang menunjukkan stu outcome.

Sebarang himpunan bagian dari suatu ruang sample disebut kejadian (an event)

Misal, himpunan dimana yang muncul pada percobaan melempar dadu adalah bilangan genap.

Nah ruang sampel kan himpunan yang anggotanya 1-6, sedang kejadian, himpunan yang anggotanya hanya 2, 4, 6.

Coba pikirkan beberapa percobaan dan jelaskan contoh outcome, eventnya.

Lalu penulis memberi contoh yaitu penarikan gulungan kertas yang masing2 bertulis nama bulan dalam setahun dari suatu toples.
Lalu dit:
1. Ruang sampelnya apa
2. Kej A yang outcomenya adalah nama bulan yang dimulai huruf J. Dst.

Jadi jawabannya tentunya adalah himpunan.

Nah setelah penulis menyajikan pengertian istilah penting tsb, dibahaslah cara menentukan peluang.

Dia mulai dengan sejara: yaitu sekitar th 1900, seorang pakar statistik di Inggris melakukan percobaan pelemparan mata uang sebanyak 24.000, muncul kepala sebanyak 12.012.

Kemudia masa perang dunia II, seorang penjaraan melempar mata uang sebanyak 10,000 tapi dia record hasilnya dalam bentuk tabel relatif frekuensi. Baik keduanya, menghampiri dari separuh perc ini, muncul head.

Ini secara empiris.
Secara teoretis, kalau ini diulang hingga banyaknya tak terhingga makan separuhnya itu akan muncul head.

Itu disimbolkan
P(H) = 1/2

Jadi probabilities only suggest what will happen in the long run.

Konsep inilah yang disebut : the law of large numbers or Bernoulli's theorem

Bunyinya: if an experiments is repeated a large number of times, the experimental or empirical probability of a particular outcome approaches to a fixed number as the number of repetitions increases.

Penulis mengatakan bahwa dalam buku ini istilah probability yang digunakan theorethical probability, yaitu under ideal conditions.
Jadi istilahnya the outcomes are equally likely. Artinya kemungkinan muncul gambar atau angka, sama. Sama-sama kemungkinannya.

Kemudian didefinisikanlah probability dari suatu kejadian.

Bunyinya:
For an experiment with sample space Swith equally likely outcome, the probability of an event A is given by

P(A) = (number of element of A) / (number of elements of S)

Lalu dia beri contoh penyangkal loh yang outcomenya tidak equally likely, yaitu gambar spinner yang bagian area putih dan hitam tak sama.


Sent from my BlackBerry® wireless device

Belajar probability (1)

Apa yang saya ketahui?
Saya tidak tahu apa yang saya ketahui ttg probability saat sekolah maupun kuliah. Tak ada makna yang saya tangkap.
Sehingga wajar, saya memandang materi ini kurang bermakna.

Saya merasa mulai berinteraksi lagi dg probability: saat membimbinh mhs S2, trus bersama Bu Yuni mengajar CE dan saya diminta memberikan materi peluang, trus ngajar math sekolah.

Namun saya rasa, pengetahuan saya masih fragile. Nah, sekarang saatnya saya fokus.

1. Saya membaca materi probability yang disiapkan oleh proyek, dan sangat bermakna sekali. Saya ingin membacanya lagi.

2. Saya juga baca artikel rpobability th 1972, asyik sekali ttg mengajarkan pada logika dan peluang.


Ada hal yang mengganjal di hati saya, yaitu ttg garis yang diberikan.

Ada juga hal yang menarik ttg pertanyaan mengapa nilai peluang itu antara 0 dan 1. Jika dia teorema, maka bagaimana membuktikannya.

Hal yang akan saya permantap sekarang adalah masalah permutasi, kombinasi, penyelesaian berbagai soal ttg peluang.
Insya Allah, saya bisa.
Sent from my BlackBerry® wireless device