- Pembaca sudah tahu kan mengapa model ini penting, bahwa kita perlu mensupport guru agar dapat mengoptimalkan internet untuk pengembangan profesinya.
- Pembaca juga sudah tahu bahwa saya menawarkan satu model yang mengintegrasikan 3 teori yang diaplikasikan secara bersama-sama.
- Mereka juga sudah baca jalan ceritanya, dan upaya saya menunjukkan di mana letak peran dari masing-masing teori tersebut.
- Saya juga sudah mempertegas pada mereka bagaimana model ini bekerja secara bersama-sama, saya gambarkan hubungan ketganya dan saya simpulkan atau tunjukkan hubungan kuat satu sama lainnya.
- Nah saya mau tutup cerita ini?
Apa yang perlu saya sampaikan dalam penutupan cerita ini.
1. Saya katakan bahwa, model ini bekerja secara produktif dalam suatu kasus unik, yang bisa sekaligus menjawab mengapa dengan penyedian internet tidak dengan sendirinya dapat mendatangkan manfaat bagi guru atau pun murid.
2. Penelitian ini berbeda dari penelitian pendidikan matematika secara umum dan juga berbeda dari penelitian ethnography secara umum. Seperti yang dikemukan oleh Eisenhart bahwa penelitian pendidikan yang umum dilakukan sifatnya ..... sedangkan penelitian ethnography sifatnya seperti ini. Dalam penelitian ini, dilakukan ..... sehingga penulis menamainya sebagai suatu ethnographic intervention.
3. Dikatakan bahwa model baru ini powerful. Di bagian ini saya harus berargumen kuat mengapa saya menyebutnya sebagai powerful. Di mana letak powerfulnya. Mengapa dia powerful? Apa yang menyebabkan dia powerful? Bukti-bukti nyata apa yang bisa meyakinkan pembaca bahwa ini powerful?
a. Mengempower Jack: dengan demikian Jack dengan mudah berbagi dengan guru kelas 2 lainnya, bahkan dengan semua guru yang ada di sekolahnya, cukup dengan menunjukkan website yang telah didapatkannya dan telah terbukti disenangi oleh anaknya.
b. Jack yang mengatakan bahwa anak juga bahagia tanpa internet, dan merasa tidak perlu menerapkannya, namun dengan mengetahui sejumlah website yang menarik perhatiannya, yang relevan dengan pengajarannya, maka ternyata saat saya tidak berada di kelas, dia terbukti tetap mau menggunakannya baik untuk dirinya dalam mempersiapkan pengajarannya maupun untuk siswanya.
c. Bahkan ada pengakuan Jack bahwa apa yang telah didapatkannya bermanfaat dalam tugas pengajarannya.
4. Saya juga mengatakan bahwa model ini promising, menjanjikan. Artinya ada harapan besar dong jika model ini dipalikasikan. Saya harus mengkaitkan bagaimana kasus seorang Jack yang tidak sederhana, namun saya bisa mengatakan ini lumayan produktif (saya pun harus menunjukkan secara tegas apa yang saya maksudkan dengan produktif). Lalu bisa dibayangkan jika ini diterapkan pada guru-guru yang ZPDnya lebih luas/lebih positif dan lebih ZFM nya favourable. Kasus Ann yang tidak di bahas di paper ini, satu contoh di mana ZFMnya jauh lebih terbatas khususnya dalam kaitan dengan ketersediaan teknologi, namun dia mampu memanfaatkan internet sebagai alat pembelajarannya (see ..... proceeding Merga 2006 & 2008).
5. Menyadari bahwa ini diterapkan pada individu guru, maka penelitian pada sekelompok guru yang menerapkan model ini perlu dilakukan.
6. Tindak lanjut apa yang perlu saya lakukan dalam paper ini? Just keep writing and refining.
Sitti Maesuri Patahuddin, PhD.
Dosen Jurusan Matematika Universitas Negeri surabaya
Postdoctoral fellow di University of the Witwatersrand,
Johannesburg Afrika Selatan
No comments:
Post a Comment