Menarik sekali tulisan ini. Saya paham maksudnya namun saya mungkin masih sulit menjelaskannya.
Jadi penelitian pendidikan matematika itu terbiasa belajar penelitian yang umum dipakai dalam psikologi, yaitu ttg eksperimen semu.
Jadi penelitian yang kita lakukan cenderung pada merancang suatu tindakan yang didasari oleh teori tertentu. Karena ada kepercayaan bahwa ada kesamaan setiap konteks sehingga jk valid baik dr aspek isi dan konstruk, lalu kita bisa menerapkan di tempat lain.
lebih dari itu, mereka kemudian cenderung menggunakan statistik karena itu kemudian digunakan utk tujuan generalisasi, apalagi utk menunjukkan kesuksesan suatu treatment dan utk keperluan pengambilan kebijakan.
Namun sebaliknya dalam penelitian ethnography, dipercayai bahwa institusi itu berbeda-beda. Masyarakat dalam setiap klp bertindak utk mempertahankan keteraturan. Artinya bahwa terhadap konsep yang sama, mrk menindakinya dg cara yang berbeda, tergantung pada situasi yang ada. Nah, ethnographer itu mempelajari struktur tersebut, mengapa demikian, apa sebenarnya yang terjadi.
Saya jadi teringat penelitian dr Merrilyn yang menggambarkan bagaimana guru yang sama bertindak berbeda dalam situasi yang berbeda.
Di sinilah zone teori ini sangat menarik. Maka itu disebut sociocultural theory.
Eh saya perlu baca community practice
Sent from my BlackBerry® wireless device
No comments:
Post a Comment