Thursday, 25 August 2011

Workbook analysis

Ini adalah jenis pekerjaan baru yg saya dapatkan dari Prof Adler, yaitu menganalisis buku catatan siswa.

Beberapa pertanyaan yang mungkin muncul:
1. Berdasarkan buku catatan siswa, apakah kita dapat menarik kesimpulan tentang kualitas pengajaran yg dilakukan oleh guru?
Jika ya, apa alasannya
Jika tidak, mengapa?
Saya kira, bisa sj menjadi data namun perlu triangulasi atau eksplorasi lebih lanjut apakah siswa punya buku catatan lain, apa dia mengerjakan soal latihan misal di buku paket atau di tempat yg lain.
Dengan menganalisis 3 buku catatan dari 3 siswa, bisa memberikan informasi apa yg diberikan oleh guru antara lain karena isi dari ketiga buku catatan sama.

2. Bagaimana skope, kedalaman materi matematika yg tertulis di buku catatan siswa (kuantitatif dan kualitatif)

3. Apa yg bisa kita katakan tentang kedalaman materi matematika utk setiap pertemuan? Tentang urutan penyajian, pemilihan materi?

4. Sejauh mana data ini membantu dalam perancangan intervensi pada guru dan siswa.

5. Jika ketiga siswa tersebut hanya menulis apa yg diberikan oleh guru, maka ini memberi kesan bahwa siswa tidak mandiri dalam belajar matematika.
Saya teringat "bahwa kita minta siswa kita belajar, menghafal, menulis dll, tapi kita lupa mengajarkan mereka cara belajar yg benar.

6. Akan sangat manfaat apabila buku catatan siswa kelas 8 dari guru yg sama juga dianalisis.

7. demikian juga buku catatan kelas 9 dan 10 dari siswa yg sama.

8. Adakah cara menulis buku catatan yg bisa membantu siswa dalam memperkaya pembelajarannya. Misalnya di setiap akhir pekan, menulis diary mereka tentang apa yg dipelajari minggu ini, apa yg sdh jelas dan apa yg sulit. Atau pun menuliskan pertanyaan utk dikaji lebih lanjut.


9. Apa hubungan antara pengetahuan kurikulum dengan pengetahuan content? Apakah pengetahuan kontent wajib dimiliki utk bisa memahami kurikulum.

HARAPAN DARI MEETING BESOK:

1. Mendapatkan feedback pada cara analisis.
- apakah ini bisa diteruskan?
- jika ya, simpulan apa saja yg dapat diambil dari analisis ini.

2. Apakah kita akan fokus pada bilangan bulat, dan aljabar saja.

3. Apa yg dapat disimpulkan dari menganalisis across Learning Outcome? Aspek apa yg perlu diperhatikan.
4. Apa yg dapat disimpulkan pada learning outcome tertentu across guru-guru yg berbeda.

5. Oooops, sy ingat ada penelitian tentang content coverage yg baru-baru ini dipresentasikan oleh Panel di AMESA.

6. Mungkinkah terbentuk suatu kerangka tulisan: what students' workbook are telling us? Why do we need to analyse their students' book? What are the focus of the paper?
- misal kita bicarakan tentang sejauhmana kuantitas dan kualitas dari pengajaran matematika berdasarkan data workbook?
- bagaimana data ini utk membantu peneliti dalam merancang suatu intervensi. Apakah intervensi itu perlu utk satu lLearning outcome. Bagaimana mengaturnya. Jk waktu, kurang, bagaimana mengkaitkannya? Apa strategi yg dapat dilakukan utk dapat mengkover materi yg ada.

Ada pesan penting, jika data buku catatan siswa menceriterakan kedalaman materi (kurang dalam), maka dapat diprediksi bahwa di sini terjadi kebocoran yg akan membawa penyakit pada pengajaran di tingkat yg lebih tinggi.

7. Ada ide baru: utk kompilasi data.
Nama guru
Data kuesioner
Data textbook
Data workbook
Data attendances in workshops
Data partisipasi workshop
Data interview formal-informal
Data school observation, berapa kali diobservasi?
Data keterkaitan dg tim peneliti.
Mempertanyakan tentang labour intensive?


Utk meeting besok:
- saya bisa berbagi tentang digital diary menggunakan blog, jika dia merasa nyaman mengetik menggunakan BB.
Sent from my BlackBerry® wireless device

No comments:

Post a Comment