Mengapa saya mengaguminya?
Bagi saya beliau adalah pendidik sejati dan hal ini saya rasakan secara mendalam. Beliau adalah pembangun bangsa.
Saat pamitan mau ke Afsel, saya diberi hanya 2 pesan:
1. Bangun bangsa Indonesia. Ingat selalu bangsa kita.
2. Waspadalah selalu di mana pun kamu berada.
Saya sudah beberapa kali menyatakan pada beliau bahwa saya akan meneruskan perjuangan Bapak dalam membangun pendidikan matematika Indonesia.
Beliau adalah salah satu orang kunci dalam membangun pendidikan Indonesia. Atas perjuangan beliaulah Unesa mempunyai program S2 dan S3 pendidikan matematika.
Sebagai dosen saya saat S2, saya merasakan betul keseriusan beliau dalam memberi feedback pada tulisan mahasiswanya. Ternyata, menurut beliau, kadang2 makalah itu di baca beberapa kali dan berfikir, apa sebenarnya maunya? Bukankah ini menunjukkan keseriusan beliau.
Beliau adalah orang yang sangat jujur dan TIDAK materialistis. Lihat saja tempat tinggal beliau. Kursi yang sudah tua tidak pernah diganti. Padahal beliau dulu adalah direktur Pasca. Beliau tidak pernah mau memakai mobil dinas utk kepentingan pribadi.
Dia pernah bilang ke saya saat saya curhat ketidaknyamanan akibat mempertahankan kejujuran. Nak, kamu jujur atau pun tidak jujur, sama-sama ada saja pihak yang tidak senang. Jadi mau pilih yg mana. Lebih baik jujur.
Setelah tamat S2, saya itu diposisikan sebagai anak angkat beliau.
Dulu sy sangat menakuti beliau. Jk mau presentasi, sy banyak berlatih bahkan merekan latihan sy. Ternyata, setelah sy dekat dengan beliau, saya baru tahu bahwa beliau itu ramah sekali, suka berjanda pada anak-anaknya, termasuk pada saya.
Beliau adalah orang-orang yg sangat mengutamakan keutuhan keluarga. Beliaulah yg satu-satunya pihak dosen di Jurusan yang menyatakan dukungan eksplisitnya untuk berangkat bersama keluarga. Kami direstui berangkat bersama.
Saya tahu, bahwa terhadap kejujuran, keseriusan berkiprah dalam pendidikan adalah hal utama bagi beliau.
Prof Soedjadi, Engkau adalah salah satu Bapak pendidik bangsa.
Terima kasih atas semua dukungan Bapak dan Ibu selama ini
Sent from my BlackBerry® wireless device
No comments:
Post a Comment