Tuesday, 14 February 2012

Rowan

Apa yang yang saya tidak pahami sebelumnya.
1. Dia meneliti di Cambridge Univ.
2. Dia meneliti calon guru yang PPL. Sebenarnnya 6 calon guru SMP dan 6 guru SD. Masing-masing divideokan 2 kali sehingga total 24 video.

3. Ada 4 domain yang dibentuk dari 18 kode berbeda yang didapatkan dari data. Analisis pakai grounded

4 bahwa instrumen ini bisa digunakan sebagai bahan refleksi yang katanya fokus pada math content knowledge.
5. Bahwa masing kode itu juga diberi nilai poor atau good
6. SMK yang dimaksud adalah syntatctic dan substantive
7. Meski dikebanyakan paper itu disebut SMK dan PCK tidak jelas pendefinisian antara keduanya, karena argumennya klasifikasi kurang penting.
8. Saya juga memahaminya bahwa untuk membantu ini, perlu didiskusikan persiapannya. Lalu mengamati mengacu pada indikator-indikator tersebut.
9 Empat kategori:
- Foundation
- Transformation
- Connection
- Contigency

Mungkin maksudnya, kalau kita mau milih guru yang kualified, kita harus menilai mereka pada kemampuan mengajarnya melalui observasi. Ternyata bahwa mereka yang kuat SMK dan PCK itu memberi efek positif pada pengajarannya. Artinya, kalai tidak bagus pengajarannya maka tidak bagus SMK dan PCKnya.

Bisakah saya katakan bahwa Ball maupun Rowan sama-sama mengarah pada evaluasi. Jika Ball lebig mengarah pada butir tes (ini butuh indikator2), sedangkan Rowan mengarah pada butir-butir yang digunakan dalam p
5.
Sent from my BlackBerry® wireless device

No comments:

Post a Comment