Pelajaran apa yang dapat?
1. Bisa berinteraksi dengan guru.
2. Bisa ikut berkontribusi
3. Materi math: memberi teka-teki aljabar (guru senang), pesan berbeda
4. JA: presentasi kesalahan siswa berdasar tes dan interviu klp; ini bermakna bagi guru. Lalu cara menangani masalahnya melalui aktivitas: insert operation; is the statement always, sometimes, or never true? Juga kegiatan memasangkan kartu.
Hal paling menarik bagi saya adalah pengalaman guru: bahwa kesulitan dengan visual. Adanya pengkotak-kotakan do tak merteka, misalnya model gambar itu hanya pada saat bicara luas dan volume.
Artinya apa? Guru tidak begitu mengerti hubungan antara konsep.
Ada yang menarik juga ketika guru bertanya mengapa 6 bagi 3 sama dengan 2. Prof berytanya kembali apa arti pembagian, .... Terus muncul istilah cancel.
Ini datang dari guru.
Ada juga masalah apel dan banana, bagaimana sebenarnya, karena di satu sisi penjumlahan like term, ini bisa membantu anak and it does make sense.
Saya melihat kehadiran fasilitator di meja membantu. Tapi menarik, karena menuru Moneoang, lebih baik kita tdk di sana karena ini course. So what does it mean? What is the differnce? Is it also about the difference of the teachers' roles.
Sent from my BlackBerry® wireless device
No comments:
Post a Comment