Saturday, 15 October 2011

Chat with ihsanmksby on 10/15/2011

With my lovely husband.

Participants:
-------------
Sitti Patahuddin, ihsanmksby

Messages:
---------
Sitti Patahuddin: Utk Fika, mungkin ada baiknya kita berhati-hati menilai. Dia dalam masa pertumbuhan yang mungkin sekali melakukan banyak kelemahan. Jgn sampai dia memandang bahwa kita tidak boleh bikin salah.
Sitti Patahuddin: Kesalahan bagian dari belajar dan tugas kita membantu dia memahami kesalahan itu dan memperbaikinya sendiri.
Sitti Patahuddin: Kita hrs hati-hati mengontrol krn dia punya kapasitas utk mengontrol dirinya.
Sitti Patahuddin: Hati-hati juga utk marah-marah karena anak seusia itu kurang senang jk kita cerewet ngontrol dia.
ihsanmksby: oke trims atas nasehat dan masukannya. semoga sy bisa lakukan ya. trims sayang
Sitti Patahuddin: Yang bs membantu kita, bagaimana kita juga mengukur tingkat kesabaran kita.
Sitti Patahuddin: Bicara dengan banyak fakta (setelah dikumpul-kumpul) dan didekatinya seperti teman, mungkin akan lebih baik.
Sitti Patahuddin: Coba saja dalam seminggu Ayag hindari instruksi, tapi ayah catat apa yang berjalan dengan baik dan apa yang kurang
Sitti Patahuddin: Berdasar data itu, dia diajak diskusi dan memberi pujian/penguatan pada yang baik dan menyerahkannya utk menilai hal yang kurang.
ihsanmksby@gmail.com is offline and can't receive messages right now.
Sitti Patahuddin: Jk dia pikir, wah ayahku membantuku menyelesaikan persoalan, maka dia akan jadikan kita kawan curhat
ihsanmksby@gmail.com is offline and can't receive messages right now.
ihsanmksby@gmail.com is offline and can't receive messages right now.
ihsanmksby signed in.
Sitti Patahuddin: Maaf, ini tataran teori dan celakanya saya blm bisa menerapkannya tapi saya sdh melihat bbrp contoh ortu yang jadi teman dari anaknya
Sitti Patahuddin: jd jgn terlalu risau. Kita pikirkan betapa banyak kelebihan dari anak kita sehingga kita tinggal melengkapinya. Melihat sisi positif akan membawa kita mendidik mereka dengan mengedepankan rasa cinta dan sayang.:)
Sitti Patahuddin: Maafkan saya karena tdk bs mendampingi langsung membimbing anak2.
Sitti Patahuddin: Mungkin saya agak santai karena saya merasa jarang dikontrol oleh ortu, hidup bebas bahkan hampir tak bernah disuruh belajar. Jd saya banyak menikmati kebebasan dan mungkin mempengaruhi jalan pikir saya juga.
ihsanmksby: oke mungkin saya yang salah menilai fika. dia anak baik dan cerdas. sy berusaha ikuti sran ibu
Sitti Patahuddin: Maafkan saya Ayah. Kita terlalu beruntung punya anak yang banyak kelebihan. Saya sdh dengar keluhan ortu lain dan Alhamdulillah Fika bs jalan sendiri dalam banyak hal, meski Ibu dan Ayahnya sibuk.
Sitti Patahuddin: Jadi percayalah, anak bs berbuat salah, bs lupa dan semoga kita berdua tdk memasang standar harus ini dan itu. Dia perlu ruang belajar memecahkan masalahnya, mengambil keputusan, menilai sendiri kualitasnya, dst. Maaf yah, ini pikiran saya yang semoga memberi kontribusi.
Sitti Patahuddin: Sekali lagi maaf krn membebani Ayah mengarahkan dua anak kita. Let me know what I can help you.
ihsanmksby: Mungkin krn tadi pagi sy kurang tidur dan lagi konsen mikir disertasi. besok sy mau minta maaf ke kakak fika
Sitti Patahuddin: Iya sayang. Wajar. Jill jg bilang, mungkin saya terlalu lelah sehingga bicara saya terkesan marah pada anggota tim. Jadi wajarlah Ayah. Kita semua bisa seperti itu. Faktor makanan, capek mempengaruhi tindakan semua orang termasuk anak dan orang dewasa. Maafkan saya sayang krn tdk banyak bantu studi Ayah.
Sitti Patahuddin: Saya jd ingat ruksana, dia cerita ke saya dan keluarganya bahwa anaknya seusia Fika sungguh baik. Dia begini begitu .....dst. Anaknya senyum2. Pasti anaknya merasa bahwa Ibuku mengapresiasi kebaikanku dan karena senangnya dia cerita. Dan berkali-kali berterima kasih pada anaknya:)
Sitti Patahuddin: Ternyata dia tuh tdk hanya selalu menghargai stafnya, tapi juga suami dan anak2nya. Dan masya Allah, 3 anaknya itu berganti-ganti menjaga saya saat Idul Fitri. Pasti itu pesanan Ibunya. Mereka semua perhatian pada saya. Padahal Ibu dan Ayahnya orang super sibuk loh
Sitti Patahuddin: Udah tidur sayang?

Sent from my BlackBerry® wireless device

No comments:

Post a Comment