1. Presentasi paper di Malawi dan sepenuhnya didanai oleh proyek. Ini kan sangat luar biasa rejeki dari Allah.
2. Menyelesaikan paper ICME selaku penulis ke-2. Dan Insya Allah akan berangkat utk presentasi. Ini kan juga rejeki yang sangat luar biasa. Dananya dapat dari ICME juga dapat dari proyek.
3. Sudah sempat submit paper di JRME. Ini juga kan kemajuan sangat besar walau ditolak tapi kan dapat feedback yang membantu. Dan revisi paper ini kan, bagaimanapun lebih mudah dari pada saat menyusun yang pertama. Dan sebelum pulang, saya bisa submit kembali ke jurnal lain MERJ, Insya Allah. Kan ini sudah rejeki yang luar biasa. Masa sih masih menganggap diri ini nggak beres.
4. Saya juga sudah kerja keras utk mewujudkan paper bersama JA dan sudah disubmit ke Jurnal JOE. Reviewer juga Tim Internasional. Jadi ini juga jurnal Internasional.
5. Saya juga sangat beruntung punya kesempatan bekerja dengan JA yang hebat. Dia juga mengakui kinerja saya, sama dengan kedua pembimbing saya di Australia. Artinya, rekomendasi dari beliau akan sangat berharga utk masa depan akademik saya.
Hasil sampingan:
- saya bisa update jurnal terbaru
- saya bisa dapat banyak buku digital bahan belajar selanjutnya.
- saya bisa dapat wawasan cara nulis artikel utk jurnal internasional
- saya memperluas wawasan penelitian di bidang lain (MKfT)
- saya dapat pengalaman terlibat dalam proyek pelatihan guru yang sangat fokus. Ini juga bisa membuka kembali wawasan saya school math SMA yang sdh lama tidak saya kaji. Jadi bukan lagi sebatas primary tapi juga secondary?
- saya bisa memperdalam analisis data kualitatif, bahkan belajar NVivo, karena JA belikan licence.
- saya bisa bisa dapat network baru dan lain-lain.
Saya kira, saya telah melakukan yang saya bisa. Suami saya punya pikiran jauh ke depan, sehingga arahan beliau akan sangat bermanfaat. Saya tak boleh cengeng ya. Saya tidak boleh lagi down. Ini hanya buang ebergi dan tidak produktif.
Suami saya terlalu baik memberikan arahan bukan utk kepentingan pribadi tapi kepetingan keluarga. Beliau berwawasan dan beliau percaya pada kemampuan saya dan selalu mendukung. Apalagi? Bismillah, dan kembalikan pada Allah. Maafkan hamba yang Allah yang kadang-kadang merasa tak mampu.
Saya akan berpikir lebih sehat utk selanjutnya.
Sent from my BlackBerry® wireless device
No comments:
Post a Comment