Sunday, 17 July 2011

What I have learned from AMESA conference?

Dari presentasi Prof. Martin Arnoy

Beliau memaparkan hasil penelitian komparatif antara pendidikan Afsel dan Botswana.
Dia meneliti hasil tes siswa, hasil tes pada guru dan menvideokan pembelajaran di sana.

Dengan metodologi yang cukup komprehensif, dia menemukan beberapa hasil yaitu bahwa hasil tes kedua negara baik terhadap siswa maupun guru itu rendah namun demikian hasil tes Botswana lebih tinggi sedikit dibandingkan Afsel.

Temuan juga menunjukkan bahwa pengelolaan pendidikan di Botswana lebih efisien dibandingkan di Afsel.

Juga ditemukan bahwa prestasi siswa ini dipengaruhi oleh kinerja guru yang tidak mengkover semua materi yg seharusnya diajarkan.

Inspirasi yg saya dapatkan dari presentasi ini antara lain:
1. Menarik utk melakukan penelitian antara performance antara siswa di Sekolah swasta dan negeri, bagaimana kemampuan awal siswa mereka, bagaimana dg guru, bagaimana guru mengajar, sejauh mana persiapan dan pelaksanaan pengajarannya.

Apa gunanya:
- kita akan dapat informasi tentang bagaimana situasi pengajaran di sekolah yg berlimpah fasilitas dan yg tidak.
Jika sekiranya, fasilitas itu mempengaruhi, maka menjadi tantangan bagi pemerintah karena setiap warga negara berhak atas pendidikan yg layak
Jika sebaliknya terjadi yaitu tak ada perbedaab, maka dimana letak kuncinya? Apakah pada pengelolaan, atau pada guru

2. Yang lebih menarik sebenarnya adalah ide tentang pengelolaan pembelajaran matematika secara lebih baik.
Misalnya, jika sy guru pejabat berwewenang di sekolah tersebut maka saya akan berjuang meningkatkan kualitas pembelajaran matematika.

- pertama sy perlu mengetes kemampuan awal matematika guru
- sy juga perlu mengetes siswanya di awal tahun sehingga kita tahu di mana letak kelemahan siswa.
- berdasarkan hasil identifikasi kemampuan guru, kita berusaha utk membantu guru dengan melakukan pertemuan rutin tentang pembelajaran matematika.
- dalam bulan tertentu, tim saya akan fokus utk mendampingi beberapa guru tertentu.
Dalam pendampingan ini yg akan saya tekankan adalah:
Persiapan guru dalam mengajar:
+ apa tujuan yang hendak diraih dalam pembelajaran satu pokok bahasan? Mengapa tujuan tsb ditetapkan? Apa manfaatnya atau urgennya bagi anak?
+ strategi atau pun metode apa yang dipersiapkan utk pencapaian tersebut. Mengapa metode itu yang dipilih? Apakah ada alternatif lain? Apa itu yg terbaik?
+ kesulitan apa yang mungkin dialami oleh siswa? Dan bagaimana mengantisipasi atau pun mengatasinya?
+ kesulitan apa yang yg mungkin dialami guru dan upaya apa yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut?
+ dukungan apa yang diperlukan oleh guru tersebut dari tim kami, dari pihak sekolah? Karena kami ada utk mereka dan untuk keberhasilan anak-anak bangsa kami.

Akhirnya kami merasa mantap dan kami ikut ke kelas. Saya tentu siapkan tim dokumentasi video dan video itu akan menjadi bahan refleksi bagi guru dan kami.

Saya berharap guru tersebut akan bersungguh-sungguh belajar karena mereka akan dapat award.

Saya pun akan berjuang mencari jalan untuk peningkatan kesejahteraan mereka.

Saya butuh tenaga administrasi yg cerdas atau tim supporter. Mereka ini juga harus dihargai secara pantas. Saya mungkin akan memilih tenaga-tenaga yg masih muda tapi mau sungguh-sungguh.

Mereka dapat keuntungan bekerja dengan sy karena mereka memantapkan dirinya untuk mempersiapkan ke karir yang lebih baik ke depan.

Guru-guru sy semoga bisa nyaman jk soal keuangan, karena sy akan transparan dan mereka semua bisa lihat berapa dana tersedia dan dana itu digunakan utk apa saja.

Ini hanyalah bayangan tapi apakah suatu ketika saya punya kesempatan utk menjadi pimpinan dari suatu sekolah sedangkan saya saat ini dosen yg punya tanggung jawab yang tidak sedikit.

Mungkin saya harus menulis apa yg saya lakukan selaku dosen, apa yg saya senangi atau puas dan apa yang kurang yang perlu saya perbaiki.
I will do that.

Sent from my BlackBerry® wireless device

No comments:

Post a Comment