Friday, 1 June 2012

Di bis-berbagi rejeki

Apa yang mau saya tulis. Bebaaaaaas
Saya mau bilang, hidup ini kaya, kaya pengalaman, cuma kekayaan itu bisa diketahui kalai kita mau mencermatinya.
Kasus 1
Suatu hari, saya ke shopping centre. Saya lihat pisangnya kok murah. Sekitar 15 ribulah utk w.d kg, di kemas cantik dalam kotak. Tiba-tiba terpikir, saya mau beli dua, satu utk sopir bis. Apalagi saya bisa ke sini dengan bis gratis. Padahal kalau naik taxi pp pasti lebih 100 ribu rupiah.

Niat ini terwujud, sebelum saya turun dari bis, saya tanya, suka pisang nggak, dijawab, iya kenapa emang? Saya beli dua, kalau mau saya beri satu box. Dia senang dan berucap terima kasih. Hati saya pun senang. Saya sih tidak perhatikan wajah sopir itu.

Hingga suatu hari, sopir itu tugas nyetir mini bis yang khusus utk staf.
Suatu sore, saya keluar gedung dan nunggu bis besar, sopir mini bis itu teriakin saya dengan ramah. Saya dekati. Dia ramha bilang apa kabar, dst. Saya pun putuskan naik di mini bis itu. Hanya ada 2 penumpang lain. Si sopir itu akhirnya bilang, eh, terimah kasih. Kamu do you understand ngasih pisang ke saya. Tahu nggak, saat itu saya lapar betul. pasti tahu betapa senang kita diberi makan saat kita sangat lapar. Saya pun jadi bahagia. Ini pengalaman kecil yang bisa sangat membahagiakan.

Di sisi lain, saat saya curhat ke kawan, ini loh, biaya unit saya yang hanya sekamar, masa sih naik harga hingga 40%. Kan gila ya. Sebulan saya harus bayar sekitar 7 juta. Mendengar itu kawan saya bilang, nulis surat protes sj, tapi minta dukungan ke pimpinan school dan dan supervisor. Utk gampangnya jangan minta surat ke mereka, tapi buatin draftnya. Alhasil, pimpinan memperhatikan hal ini. Dia surati minta klarifikasi ke pimpinan residen, tapi tak ada hasil. Apa yang terjadi. Pimpinan itu carikan bantuan dari sumber lain. Dengan jasa kawanku asal Mexico, kenalan baru yang sangat penolong, yang membuatkanku surat, saya dapat bantuan sekitar 21 juta utk membayar unit saya dalam 3 bulan. Bandingkan kegembiraan yang saya alami dan kegembiraan oleh sopir taxi. Sama-sama kan? Bantuan ygmereka anggap ringan.

Sent from my BlackBerry® wireless device

No comments:

Post a Comment