Tuesday, 5 June 2012

Bb

Hmmm, bikin saya mikir juga. Udah 2 orang pesan dibelikan BB. Mengapa orang mau BB. Apa itu utk kemewahan? Atau krn mrk mau gratis BBM? Atau krn banyak iklan di TV soal BB?
Mengapa pula minta ke saya? Apa karena mrk lihat saya pakai BB? Dan b ahkan ganti BB.

Lantas gimana saya menanggapinya? Tentulah tak mungkin saya memenuhi pesan itu? Mengapa?

BB itu kan mahal. Itu sama saja saya harus memberikan uang 1.6 juta utk hal yang tak mendesak. Padahal uang segitu akan lebih baik dipakai utk hal yang lebih bermanfaat, misalnya menolong orang miskin.

Kedua, ada hal yang tentu menjadi alasan paling tepat, yaitu tak mungkin saya membelikan orang tertentu, sedang yang lain tidak. Ini soal equity. Adik bungsuku saja loh tidak minta dibelikan BB malah dia punya dan beli sendiri.
Namun pelajaran apa yang menarik. Betapa dahsyatnya pengaruh teknology pada masyarakat. Ini juga memberikan pesan pada saya bahwa ada peluang membangun masyarakat melalui pemanfaatan teknology.

Lantas bagaimana? Pelajaran yang menarik? Tapi pun saya juga harus mengecek diri, mengapa saya pingin banget punya 2 BB di keluarga saya. Ini utk tujuan komunikasi.
Mengapa saya usul beli BB utk Murni. Ini juga semacam hadiah buatnya atau penghargaan di mana dia tuh sudah bekerja terbaik, belajar terbaik. Jadi bukan utk memanjakan dia. Tapi dalam rumah kami, tak boleh terlalu timpang. Dia sudah kami anggap anak. Dia salah satu masa depan kami, untuk membangun keluarga sekitarnya. Dia perlu mendapat fasilitas demi masa depannya. Saya yakin, dia tidak akan hanya memperhatikan dirinya, tapi juga orang lain. Saya yakin, jika saya mencontohkan sikap baik, maka dia akan belajar banyak dari contoh tersebut. Semoga bermanfaat
Sent from my BlackBerry® wireless device

No comments:

Post a Comment